Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bali NTT
  3. UU tetapkan enam jenis penyu yang dilindungi
  • Jumat, 02 Desember 2016 — 13:39
  • 2843x views

UU tetapkan enam jenis penyu yang dilindungi

Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) mendata ada enam jenis penyu yang saat ini dilindungi oleh Undang-Undang.
Seekor penyu sedang mendarat di pantai. –tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Kupang, Jubi – Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) mendata ada enam jenis penyu yang saat ini dilindungi oleh Undang-Undang. "Ada enam jenis penyu yang saat ini dilindungi oleh pemerintah kita. Jadi kalau ada yang menangkapnya maka akan berhadapan dengan UU dan bisa dipidanakan," kata Kepala BKKPN NTT Ikhram Sangandji kepada wartawan di Kupang, Jumat (2/12/2016).

Ia menyebutkan keenam jenis penyu yang dilindungi tersebut adalah penyu hijau (Chelenia midas), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), penyu tempayan (Caretta-Caretta), penyu sisik (Eretmochelys mydas), penyu pipih (Natator depressa),serta penyu belimbing (Dermochelys cariacea). "Dari enam jenis penyu tersebut hanya penyu pipih yang tidak dijumpai bertelur di wilayah pantai Indonesia," tuturnya.

Ia menjelaskan penyu merupakan salah satu reptil terbesar yang hidup di laut. Keberadaan penyu sendiri memiliki arti penting bagi kehidupan sosial-ekonomi pada banyak masyarakat, terutama bagi masyarakat wilayah pesisir. Namun hingga kini menurutnya keberadaan semua spesies penyu di Indonesia mengalami penurunan populasi akibat ditangkap sehingga dikategorikan terancam punah.

Di Indonesia sendiri perlindungan soal Penyu diatur dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 1990, UU no. 31 tahun 2004 serta peraturan pemerintah no. 7 dan 8 tahun 1999. Sementara itu secara Internasional perlindungan kepada penyu telah dimasukan dalam Appendix 1 "Convention on International Endangered species" (CITES) yang berarti bahwa penyu telah dinyatakan sebagai satwa terancam punah dan tidak dapat diperdagangan dalam bentuk apapun juga.

Untuk wilayah NTT sendiri lanjutnya, lebih banyak didominasi oleh penyu sisik dan penyu hijau. Saat ini BKKPN sendiri sudah mempunyai tempat penangkaran penyu, baik di Pulau Rote serta di pulau Timor tepatnya pantai Bena, Kabupaten Timor Tengah Selatan. (*)

loading...

Sebelumnya

Dinkes Bali ingatkan bahaya rokok elektrik

Selanjutnya

Warga eks Timtim protes pembangunan jalan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat