Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. TNI Akan “Cetak” 260.000 Hektare Sawah Baru, Termasuk di Papua
  • Selasa, 20 September 2016 — 21:49
  • 1433x views

TNI Akan “Cetak” 260.000 Hektare Sawah Baru, Termasuk di Papua

TNI Angkatan Darat akan terlibat hingga program cetak sawah selesai. TNI pun terlibat dalam pendampingan pertanian sejak awal penanaman hingga panen.
Ilustrasi TNI dan Babinsa ikut menanam padi - IST
ANTARA
Editor : Zely Ariane

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Manokwari, Jubi - Pemerintah akan mencetak 260 ribu hektare sawah baru pada tahun 2017 untuk meningkatkan produksi beras nasional. Pemerintah daerah di Papua diharapkan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk dapatkan jatah program tahun.

Ketua Tim Percepatan Cetak Sawah, Brigjen TNI Hendra Yus di Manokwari, Selasa (20/9/2016) mengatakan program cetak sawah akan berlangsung hingga tahun 2019 sehingga Indonesia sudah bisa berdaulat dibidang pangan.

"Tahun ini, sekitar 132 ribu hektare dicetak di seluruh daerah. Pemerintah menarget swasembada beras terwujud," kata dia.

Dia mengutarakan jumlah lahan kosong di Papua Barat dan kabupaten/kota setempat masih cukup luas. Hendra berharap pemerintah daerah setempat segera berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian agar memperoleh jatah program tahun depan.

"Yang penting lokasinya memiliki potensi pengairan yang bagus, bukan kawasan hutan yang tidak boleh dialihfungsikan serta mudah dalam mendistribusikan alat berat," kata dia.

Dia menjelaskan TNI Angkatan Darat akan terlibat hingga program cetak sawah selesai. TNI pun terlibat dalam pendampingan pertanian sejak awal penanaman hingga panen.

Hendra berharap petani di Papua Barat termotivasi melalui program yang dilaksanakan pemerintah tersebut. Ia meyakini petani Indonesia akan sukses dan hidup sejahtera mengingat permintaan pasar akan komoditas pangan terus meningkat.

"Di negara-negara Eropa sana yang kaya justru petani. Di sana petani tidak pernah mengalami krisis, meskipun ekonomi negara lagi goyah. Kita di Indonesia pun pasti bisa, dan sekarang pemerintah sedang merintis kembali pertanian nasional," ujarnya.

Ia mengimbau para Bintara Pembina Desa (Babinsa) serius mendampingi petani agar tidak gagal panen. Ia pun mengajak pemerintah daerah menyukseskan program kedaulatan pangan di daerah masing-masing.(*)

loading...

Sebelumnya

Serikat Guru Kepulauan Cook Pimpin Solidaritas untuk West Papua

Selanjutnya

Terlibat pembunuhan Theys Eluay, Mayjen Hartomo malah jadi Kabais

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe