TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pemuda Angkasiera; adili polisi pelaku penembakan Welem Mara
  • Minggu, 23 Desember 2018 — 17:23
  • 1578x views

Pemuda Angkasiera; adili polisi pelaku penembakan Welem Mara

Aparat kepolisian itu bekerja untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, kami mengutuk keras tindakan pelaku
Suasana prosesi pemakaman Wellem Mara. Jubi / doc pribadi
Yance Wenda
[email protected]
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Sentani, Jubi -Hendrik Nanimindei, perwakilan pemuda - pemudi Distrik Angkaisera, yang berada di Jayapura mengungkapkan kesedihannya atas insiden penembakan terhadap Welem Mara, oleh anggota polisi Polres Kabupaten Yapen berinisial BO yang bertugas di Polsek Angkaisera/ Menawi.

“Kami mengutuk keras penembakan terhadap masyarakat sipil atas nama Almarhum Wellem Mara, pada 20 Desember 2018,” katanya kepada Jubi di Jayapura, Sabtu (23/12/2018).

Pada hari kejadian pukul tiga subuh, korban bersama beberapa anggota kepolisian dan pelaku (anggota polisi). Mereka diduga hendak mengkonsumsi minuman keras (Miras).

“Kami mendapat informasi bahwa pelaku datang ke rumah untuk mengajak korban untuk Miras. Kemudian korban bersama pelaku menuju Polsek, bersama-sama juga anggota piket malam untuk melanjutkan Miras. Lalu korban ditembak tanggal 20 Desember 2018,” katanya.

“Aparat kepolisian itu bekerja untuk melindungi dan mengayomi masyarakat, kami mengutuk keras tindakan pelaku, ” ujarnya Hendrik.

Pagi setelah kejadian itu keluarga korban baru mendapatkan informasi.Wakapolres Yapen yang mengunjungi pihak keluarga di Manawi, memberi tahu bahwa Wellem Mara tewas akibat insiden penembakan.

“Menurut informasi pelaku sudah diamankan di Polres kepulauan Yapen. Dengan kejadian ini keluarga besar Menawi dan Angkaisera tidak terima insiden penembakan ini. Aparat yang menangani perkara ini harus bekerja transparan dan jujur,” ujarnya.

Sehari-hari, Wellem Hara yang berusia 33 tahun itu bekerja adalah seorang supir taksi. Almarhum memiliki satu anak yang sedang duduk di bangku sekolah dasar (SD).

“Kami berharap kepolisian bekerja netral, jangan lindungi pelaku, agar dia dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Pelaku juga harus bertanggung jawab secara adat. Pemuda pemudi Angkaisera meminta tuntutan pembayaran kepala,sesuai pembicaraan keluarga besar, ” jelas Nanimindei.

Dia menilai aksi penembakan itu merupakan bentuk tindakan pembunuhan berencana. "Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun,” dia mengutip bunyi pasal 340 KUHP .

Dia mengatakan ketika bertemu pihak keluarga, Wakapolres menyatakan pelaku ini akan dipenjara selama 20 tahun.

Pelaku juga menurutnya telah melanggar peraturan Kapolri nomor 14 tahun 2011 tentang kode etik profesi kepolisian negara RI. “Kami minta pelaku segera diberhentikan dengan tidak hormat sebagai anggota polisi, sebagaimana diatur dalam Kode Etik Profesi Polri (KEPP) pasal 21 huruf G,” ujarnya.

Selain itu, anggota piket malam di Polsek Angkasisera yang bertugas pada 20 Desember juga harus bertanggung Jawab dan turut diproses sesuai kode etik. Termasuk Kapolsek Angkasisera.

Sementara itu, Kapolres Yapen AKBP Penri Erison ketika dihubunggi Jubi melalui SMS dengan nomor kontak 081319989727 pada Sabtu 22/12/2018 jam 20:50 WP, tidak memberikan respon. Jubi juga sudah berusaha menghubungi Erison melalui Whatsapp, tapi juga tidak berbalas.(*)
 

loading...

Sebelumnya

Tiga korban tewas di Nduga bukan anggota TPNPB

Selanjutnya

Operasi militer di Nduga langgar hak sipil,rusak taman Lorentz

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe