Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Gerakan Papua Merdeka sampaikan solidaritas untuk Indian Sioux
  • Selasa, 06 Desember 2016 — 05:16
  • 5830x views

Gerakan Papua Merdeka sampaikan solidaritas untuk Indian Sioux

“Atas nama rakyat West Papua kami sampaikan solidaritas kami kepada saudara saudari masyarakat asli Suku Sioux Standing Rock yang kami sangat mengerti kesulitan perjuangan yang sedang mereka hadapi,” ujar Wenda.
Rakyat Papua mengibarkan Bintang Fajar di Yahukimo, 1 Desember 2016 – bennuwenda.org
Zely Ariane
zely.ariane@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Meski rasanya Standing Rock, di North Dakota Amerika Serikat, dengan West Papua terpisah jarak sangat jauh, terdapat ikatan perjuangan masyarakat asli yang sama melawan penindas yang lebih besar.

Hal itu dikatakan Benny Wenda, Juru Bicara ULMWP didalam pesan solidaritas dan persaudaraannya seperti dilansir Telesur Jum’at (2/12/2016). 

“Atas nama rakyat West Papua kami sampaikan solidaritas kami kepada saudara saudari masyarakat asli Suku Sioux Standing Rock yang kami sangat mengerti kesulitan perjuangan yang sedang mereka hadapi,” ujar Wenda.

Dia mengatakan masyarakat West Papua sedang menghadapi genosida perlahan yang mengancam eksistensi dari tanahnya sendiri. “Kami sekarang mulai melihat kepada perjuangan masyarakat asli, termasuk di North Dakota, bagaimana dapat selamat dari genosida terbesar dan terlama dalam sejarah dunia. Kami memahami bahwa rakyat di sana, tanah, dan tradisi kehidupannya terancam punah,” ujar Wenda.

Ketika kampanye gerakan pro kemerdekaan Papua semakin tampil ke panggung global, Wenda katakan masyarakat dunia juga bisa melihat bagaimana penangkapan dan represi tetap dialami para pemrotes di West Papua. “Hal itu mengingatkan saya atas kekerasan yang baru dialami para pemrotes damai (Standing Rock)  di AS yang hendak melindungi sumber air mereka,” ujarnya.

Pelanggaran HAM terhadap orang-orang Melanesia (di West Papua), Sioux dan semua masyarakat asli di dunia yang terisolasi, lanjut Wenda merupakan tindakan yang tidak bisa diterima lagi dalam sejarah manusia hari ini.

Telesur juga menyebutkan kelompok-kelompok masyarakat asli di Australia dan Selandia Baru menyampaikan dukungan mereka pada perjuangan masyarakat asli West Papua dan Standing Rock. Sejumlah komunitas Maori Selandia Baru bahkan mengunggah versi tradisional tarian haka war mereka ke media sosial sebagai wujud soldiaritas kepada para pemrotes di Dakota Utara itu.

“Ketika satu komunitas tersakiti, dilecehkan, dihancurkan, kami semua ikut merasakannya, khususnya sebagai orang Maori, kami ini memimpin (perjuangan) masyarakat asli,” ujar Te Hamura Nikora kepada RNZI.

Nikora, yang cukup terkenal di medai itu, bahkan membuat sebuah halaman facebook page berjudul “Haka With Standing Rock.”

Saat ini puluhan ribu orang turut menyebarkan video tarian Haka itu yang terkenal sebagai sebuah pembuka bagi acara pertandingan rugby internasional yang bertujuan untuk mengintidasi lawan.(*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Masyarakat adat korban investasi Papua tuntut Presiden gelar pertemuan para pihak

Selanjutnya

Percaya diri berlebihan, penyebab kecelakaan pesawat di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe