Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. Satgas berhasil cekal 425 TKI ilegal
  • Selasa, 06 Desember 2016 — 16:17
  • 1568x views

Satgas berhasil cekal 425 TKI ilegal

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Timur Bruno Kupok mengatakan hingga kini satuan tugas (satgas) gabungan yang dibentuk pemerintah setempat berhasil mencekal 425 TKI yang hendak bekerja keluar daerah secara ilegal.
Ilustrasi. Satgas gabungan gagalkan pengiriman 425 TKI ilegal. –tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Kupang, Jubi – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Timur Bruno Kupok mengatakan hingga kini satuan tugas (satgas) gabungan yang dibentuk pemerintah setempat berhasil mencekal 425 TKI yang hendak bekerja keluar daerah secara ilegal. "Hingga akhir Oktober 2016, satgas gabungan sudah mencekal 425 yang hendak berangkat tanpa memiliki dokumen yang lengkap," kata Bruni pada pertemuan Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI di Kupang, Selasa (6/12/2016).

Dia mengatakan, satgas gabungan yang dibentuk sejak Juli 2016 lalu itu melibatkan unsur TNI dan Kepolisian setempat yang bertugas mencegah keberangkatan secara TKI secara ilegal melalui pintu keluar di bandara dan pelabuhan laut.

Bruno menjelaskan, satgas gabungan bandara bekerja sama dengan TNI-AU dan pihak Angkasa Pura di Bandara El Tari Kupang. Sementara di pelabuhan melibatkan TNI-AU, Kepolisian KP3 Laut. "TKI yang berhasil dicekal itu kemudian kita berikan pembinaan dan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing," katanya.

Bruno mengatakan, selain pembentukan satgas gabungan, pemerintah setempat juga sudah menerapkan layanan dokumen ketenagakerjaan melalui satu pintu yang akan diluncurkan pada akhir Desember 2016 mendatang.

Menurut dia, layanan ini, dimungkinkan untuk bisa meminimalisir tenaga kerja ilegal karena kepengurusan semua dokumen akan dilakukan secara terpusat. "Layanan satu atap ini akan melibatkan instansi terkait ketenagakerjaan seperti BP3TKI, Imigrasi, dan dinas terkait untuk urusan kesehatan, psikologi, perizinanan, yang semua akan bekerja dalam satu atap," katanya.

Menurut dia, selama ini perusahaan perekrut tenaga kerja masih leluasa melakukan perekrutan tenaga kerja hingga ke daerah pelosok. Hal itu, kata dia, menimbulkan kerawanan terjadi pelanggaraan terkait pemalsuan dokumen ketenagakerjaan maupun perekrutan anak-anak di bawah umur. (*)

loading...

#

Sebelumnya

Bali kerjasama dengan Kumamoto tangani rabies

Selanjutnya

Produksi kedelai Mataram tertinggi nasional

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe