close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Badai Eddy selimuti Papua barat
  • Jumat, 09 Desember 2016 — 08:36
  • 2250x views

Badai Eddy selimuti Papua barat

Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Manokwari Denny Putiray di Manokwari, Kamis (8/12/2016) mengatakan, badai ini cukup sering muncul di wilayah Papua Barat. Badai tersebut mampu menarik angin dan awan.
Ilustrasi badai - IST
ANTARA
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Perairan di wilayah Provinsi Papua Barat sedang diselimuti badai Eddy yang dapat memicu terjadinya hujan disertai angin bahkan petir.

Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Manokwari Denny Putiray di Manokwari, Kamis (8/12/2016) mengatakan, badai ini cukup sering muncul di wilayah Papua Barat. Badai tersebut mampu menarik angin dan awan.

"Setelah terjadi konergensi, awan yang terkumpul akan berubah menjadi hujan. Ini cukup sering terjadi dan terkadang muncul secara tiba-tiba lalu hilang lagi," kata Denny.

Dia mengutarakan, badai Eddy saat ini berada di wilayah perairan laut utara dan selatan Papua Barat. Meskipun tidak terlalu berbahaya, dia mengimbau para nelayan di daerah tersebut waspada dan lebih baik menghindari.

Angin pada badai tersebut, ujarnya menjelaskan, bisa memicu tinggi gelombang air laut. Situasi tersebut dinilai membahayakan keselamatan nelayan.

"Beberapa hari terakhir ini, angin di perairan wilayah utara dan selatan Papua Barat cukup kencang, antara 5 hingga 15 knot atau 10 sampai 30 km/jam. Angin bergerak dari arah timur ke tenggara," katanya lagi.

Menurut dia, gelombang cukup tinggi, dapat terjadi di wilayah perairan Manokwari dan beberapa wilayah utara serta selatan Papua Barat, seperti Fakfak dan Kaimana. Tinggi maksimum gelombang tersebut diperkirakan mencapai 2 meter.

Denny menambahkan, badai Eddy terjadi hampir setiap tahun di wilayah Papua Barat. Kondisi ini berdampak pada curah hujan yang terjadi baik pada musim hujan maupun musim kemarau.

loading...

Sebelumnya

Wow....., Manokwari siap produksi kapal perang

Selanjutnya

Peringati Hari HAM, masa aksi di Manokwari mengaku dipukul dengan rotan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4876x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4168x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3493x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe