close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Kepolisian bebaskan aktivis KNPB: "Mereka hanya diberi pengarahan"
  • Sabtu, 10 Desember 2016 — 11:29
  • 1002x views

Kepolisian bebaskan aktivis KNPB: "Mereka hanya diberi pengarahan"

Menurut Kapolsek, ada 17 orang yang dibawa Kepolisian, bukan 18 orang. "Mereka sudah melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Tidak bisa mencoret dan merusak keindahan yang dibuat oleh orang lain, apalagi tulisan yang ideologinya tidak pas itu," kata AKBP Korwa.
Karya grafiti yang dibuat oleh aktivis KNPB sehingga menyebabkan mereka ditahan polisi - Jubi/Hengky Yeimo
Zely Ariane
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Belasan anggota KNPB yang ditangkap Kepolisian Sektor Abepura Jumat (9/12/2016) karena melakukan aksi grafiti, telah dibebaskan hari ini Sabtu (10/12/2016) sekitar pukul 10.00 Pagi.

Kapolsek Abepura, AKBP Arnolis Korwa, dikonfirmasi Jubi melalui sambungan telpon, membenarkan pembebasan tersebut. "Sudah keluar pukul 10 tadi. Mereka ada di Polsek selama 1 x 24 jam itu sudah sesuai kewenangan polisi," ujar AKBP Korwa.

Menurut Kapolsek, ada 17 orang yang dibawa Kepolisian, bukan 18 orang. "Mereka sudah melakukan perbuatan tidak menyenangkan. Tidak bisa mencoret dan merusak keindahan yang dibuat oleh orang lain, apalagi tulisan yang ideologinya tidak pas itu," kata AKBP Korwa.

Dia melanjutkan Kepolisian hanya memberi pemahaman kepada mereka sebagai kewajiban polisi. "Kita sudah beri pemahaman kepada mereka, karena mereka tetap masyarakat kita yang beda persepsi saja. Jadi kewajiban polisi mengayomi dan melindungi mereka," ujarnya.

Korwa menyatakan proses hukum tidak dilanjutkan, walau tetap menekankan mereka telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

Terpisah, Mecky Yeimo, Badan Pengurus KNPB membenarkan anggota-anggotanya sudah dibebaskan.

"Mereka sudah lepas, sekitar jam 10 tadi. Awalnya teman-teman tidak mau dilepaskan dan ingin proses hukum dilanjutkan, karena polisi sudah mengenakan pasal to," ujar Mecky.

Namun, lanjutnya mereka kemudian terpaksa keluar, dan saat ini bergabung dengan massa aksi yang memperingati Hari HAM 10 Desember 2016.

AKBP Korwa menyatakan bahwa penangkapan tersebut adalah pertanggungjawaban polisi, "sudah kami keluarkan. Kalau nanti ada masyarakat yang merasa dirugikan ya silahkan melakukan pengaduan," tegas Korwa. (*)

loading...

Sebelumnya

Peringatan Hari HAM : Presiden Jokowi tak mampu selesaikan masalah HAM Papua

Selanjutnya

Terkait putusan PTUN, Ketua KPU Kota Jayapura : Kami akan kasasi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4901x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4222x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2971x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2436x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe