Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. DPRD minta Pemkab Nabire tambah anggaran pemberantasan malaria
  • Senin, 12 Desember 2016 — 20:52
  • 935x views

DPRD minta Pemkab Nabire tambah anggaran pemberantasan malaria

“Padahal Kita sedang menuju bebas malaria pada tahun 2030 yang dicanangkan Pemerintah. Dari besarnya dana itu, jumlahnya akan menjadi sangat kecil saat harus dibagi kepada 32 puskesmas yang ada di Nabire,” kata Sekretaris komisi B DPRD Nabire Hj. Katerine Maruanaya kepada Jubi di Nabire, Sabtu (10/12/2016).
Pengambilan darah malaria yang dilakukan Petugas kesehatan Dinkes Nabire dan SRYCP ( 11/19/2016) lalu – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Nabire, Jubi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nabire meminta, pemkab setempat meninjau kembali anggaran pembiayan pemberantasan penyakit malaria.

“Padahal Kita sedang menuju bebas malaria pada tahun 2030 yang dicanangkan Pemerintah. Dari besarnya dana itu,  jumlahnya akan menjadi sangat kecil saat harus dibagi kepada 32 puskesmas yang ada di Nabire,” kata Sekretaris komisi B DPRD Nabire Hj. Katerine Maruanaya kepada Jubi di Nabire, Sabtu (10/12/2016).

Menurut Katerine, untuk Puskesmas yang berada di dalam kota mungkin tidak terlalu masalah sebab jangkauannya mudah dengan RSUD Nabire. Tetapi untuk Puskesmas di pinggiran seperti Napan Kepulauan Mora, Dipa Menou yang tidak memiliki tansportasi darat tentu sangat menyulistkan.

“Kami minta Pemkab memperhatikan dan meninjau kembali, kalau bisa harus dinaikkan lagi dengan memperhatikan jarak, dan sulitnya transportasi dari pinggiran kota,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Staf Bidang Pencegahan Penyakit Menular (P2M) Pengelola program Malaria, Yenice Derek mangatakan, alokasi dana memang terbatas, tetapi pihaknya masih terbantu oleh program dari Sub Recipion Yayasan Caritas Timika Papua (SRYCP) dalam pengambilan darah missal atau Mass Blood Survey (MBS).

Jadi kami sangat terbanti oleh mereka

“Hanya saja terkait kontrak, kemungkinan saat kontrak mereka selesai, kami akan mengalami kendala. Sehingga kami sangat berharap agar Pimpinan Daerah bisa memperhatikan hal ini,”  imbuhnya.(*)

loading...

Sebelumnya

50 Orang ikut Peningkatan Mutu PTK Di Nabire

Selanjutnya

Jelang Natal stok telur di Nabire kosong

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe