Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Saireri
  3. Gereja advent dan PPNI Nabire gelar seminar reproduksi
  • Rabu, 14 Desember 2016 — 10:49
  • 820x views

Gereja advent dan PPNI Nabire gelar seminar reproduksi

“Peserta seminar terdiri dari perawat dan bidan dari rumah sakit umum daerah Nabire dan Puskesmas yang ada di wilayah Nabire serta organisasi wanita yang ada di Nabire,” ujar Ketua Panitia Elisabet Toba kepada wartawan di Nabire.
Sebagian peserta seminar saat foto bersama narasumber – Jubi/Titus
Titus Ruban
titus@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Nabire, Jubi – Gereja Advent hari ketujuh bekerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) cabang Nabire melaksanakan kegiatan seminar sehari tentang kesehatan reproduksi, gizi, kesehatan kulit serta pencegahan penyakit HIV/AIDS di Guest House Nabire.

Seminar dilaksanakan Selasa, (13/12/16), dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional ke-88  pada 22 Desember nanti.

“Peserta seminar terdiri dari perawat dan bidan dari rumah sakit umum daerah Nabire dan Puskesmas yang ada di wilayah Nabire serta organisasi wanita yang ada di Nabire,” ujar Ketua Panitia Elisabet Toba kepada wartawan di Nabire.

Seminar sehari bertujuan meningkatkan sumber daya manusia khususnya perawat, terutama mengenai deteksi dini ancaman bahaya penyakit-penyakit itu.

“Peserta dituntut mampu melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggungjawab serta dapat mensosialisasikan ancaman bahaya penyakit kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Pembicara masing-masing dr. Frans Sayori bidang pencegahan penyakit menular HIV/AIDS, dr.Paulin toding bidang gizi dan reproduksi serta dr. Djiny Nurung bidang gizi dan reproduksi.

Ditempat yang sama ketua PPNI Cabang Nabire Safaruddin berharap, perawat memperoleh pencerahan ilmu yang terbaru sehingga bisa dapat memberikan layanan maksimal kepada masyarakat.

Selain itu, selaku pengurus PPNI, Safaruddin meminta perawat menyadari perlunya pengembangan ilmu pengetahuan dan wawasan sehingga tidak tertinggal dengan perkembangan teknologi khususnya di bidang kesehatan.

“Kedepannya perawat yang tidak memiliki surat tanda register dan surat izin praktik keperawatan tidak akan bisa melayani pasien pada layanan  kesehatan,” jelasnya.(*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Jelang Natal stok telur di Nabire kosong

Selanjutnya

Warga Nabire dilarang mabuk selama Natal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua