Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Plt. wali kota Sorong resmikan kawasan “kotaku” Kali Remu
  • Rabu, 14 Desember 2016 — 20:07
  • 2306x views

Plt. wali kota Sorong resmikan kawasan “kotaku” Kali Remu

“Inilah hasil buah karya yang telah dipresentasikan Lambert (wali kota Sorong nonaktif) dengan komitmen Kementerian PU mendukung ide yang telah disampaikan. Kita sudah lama mengkaji, namun tanpa ada dukungan Pemkot pembangunan tidak akan terlaksana,” katanya.
Kawasan Hilir Kali Remu, Kota Sorong, Papua Barat yang mengalami perubahan melalui program kota tanpa kumuh (kotaku) – Jubi/Florence Niken
Florence Niken
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sorong, Jubi – Pelaksana tugas (plt.) Wali Kota Sorong, Papua Barat Jack Sawaki meresmikan dan menyerahkan aset dalam program “Kota Tanpa Kumuh” (Kotaku) kawasan pemukiman padat di hilir Kali Remu, Rabu (14/12/2016).

Kawasan yang dibangun melalui program “Kotaku” sejak tahun 2015 ini direncanakan akan menjadi obyek wisata di Kota Sorong.

Tahun 2016 telah dibangun jalan beyon sepanjang  500 meter dengan talud sungai sepanjang 686 meter serta bangunan rumah terbuka hijau (RTH) seluas 100 meter persegi. Kawasan ini juga dilengkapi 10 unit MCK beserta 96 unit lampu jalan. Di seluruh Indonesia, setidaknya terdapat 6000 hektare kawasan kumuh, termasuk di Kali Remu.

Kepala Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Papua Barat, Halil Kastella mengatakan, pelaksanaan program “kotaku” tidak akan terwujud dihilir Kali Remu tanpa dukungan Pemkot Sorong.

“Inilah hasil buah karya yang telah dipresentasikan Lambert (wali kota Sorong nonaktif) dengan komitmen Kementerian PU mendukung ide yang telah disampaikan. Kita sudah lama mengkaji, namun tanpa ada dukungan Pemkot pembangunan tidak akan terlaksana,” katanya.

Ketua Komisi A DPRD Kota Sorong, DerekWamea mengatakan program “kotaku” dengan menata sistem lingkungan termasuk membangun infrastruktur, seperti jalan dan penerang jalan di hilir Kali Remu memberikan kemudahan akses bagi masyarakat. Selain itu, membantu peningkatan ekonomi keluarga.

Menurutnya pelaksanaan program ini juga harus diimbangi peningkatan kesadaran masyarakat akan lingkungan dan pemukimannya.

Warga Kota Sorong, Mama Marce (35) memberi apresiasi kepada Pemkot Sorong atas perubahan yang terjadi pada kawasan Kali Remu.

Su bagus sekarang, sa bisa ajak sa pu anak jalan sore ke sini. Hanya sa kesulitan tadi menemukan tempatnya,” kata Marce. (*)

loading...

Sebelumnya

Lagi, petani pala Fakfak tuntut kenaikan harga

Selanjutnya

Menteri Yembise akui belum ada sarana sosialisasi anak di Raja Ampat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe