Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Inilah catatan kriminalitas tahun 2016 di Kota Sorong
  • Kamis, 15 Desember 2016 — 18:53
  • 1219x views

Inilah catatan kriminalitas tahun 2016 di Kota Sorong

Dari 1.831 kasus yang dilaporkan itu kasus penganiayaan paling menonjol dengan 341 kasus. Sedangkan 295 kasus untuk pencurian dengan pemberatan. Kasus pengeroyokan menempati urutan ketiga dengan 222 kasus.
Kapolresta Sorong AKBP Edfrie Richard Maith sedang memberikan keterangan pers di Sorong, Kamis (15/12/2016) – Jubi/Florence Niken
Florence Niken
gendis2005.soebroto@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sorong, Jubi – Kapolresta Sorong AKBP. Efrie Richard Maith mengulas catatan kasus yang ditangani sejak Januari hingga Desember 2016 dalam satu pertemuan dengan insan pers di salah satu kafe di Sorong, Kamis (15/12/2016).

Dirinya mengungkapkan bahwa hingga Desember ini laporan polisi yang telah dibuat masyarakat sebanyak 1.831 kasus. Pihaknya telah menyelesaikan sebanyak 455 kasus. 

Dari 1.831 kasus yang dilaporkan itu kasus penganiayaan paling menonjol dengan 341 kasus. Sedangkan 295 kasus untuk pencurian dengan pemberatan. Kasus pengeroyokan menempati urutan ketiga dengan 222 kasus.

“Kasus yang paling menonjol dan sering terjadi di Kota Sorong itu penganiayaan, yang diakibatkan miras, dan seringnya kemudian melebar hingga melibatkan suku, sedangkan kasus begal yang akhir-akhir ini menghantui warga kota Sorong, bagian dari kasus pencurian dengan pemberatan yang menurut catatan telah terjadi 291 kasus,” katanya.

Untuk itu, ia bersama jajarannya tidak tinggal diam dan terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Sorong dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan bersama.

“Kami tetap meningkatkan patroli secara rutin termasuk di daerah rawan dan malam hari, juga mengaktifkan pos keamanan lingkungan termasuk menempatkan CCTV di tiga titik,” katanya.

Sedangkan kasus korupsi yang ditangani tahun 2016 sebanyak 6 kasus korupsi.

Koordinator LSM Laskar Anak Bangsa Anti Korupsi(LABAKI) Papua Barat, Andrew Warnasen mengapresiasi kerja keras Polresta Sorong Kota atas predikat baik nomor urut 2 se-Polres Sorong dalam pengungkapan kasus korupsi.

“Harapan saya lebih ditingkatkan lagi dengan harapan Polres Sorkot lebih berprestasi,” katanya.

Menurut dia hal ini merupakan tamparan keras buat polres lainnya yang membawahi Polda Papua Barat, baik itu Polres Sorong,Raja Ampat, dan lain-lain untuk dapat mengavaluasi agar lebih giat lagi dan bisa bersaing dalam pengungkapan kasus korupsi di wilayah hukum masing-masing.

“Sebab kita ketahui bahwa korupsi bukan hnya musuh bangsa, tapi musuh dunia yang harus diberantas,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Menteri Yembise akui belum ada sarana sosialisasi anak di Raja Ampat

Selanjutnya

Lapas Sorong usulkan 55 napi dapat remisi natal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4558x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2742x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2627x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe