Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Kualitas Raskin di Mimika buruk, beras Merauke bisa jadi alternatif
  • Minggu, 18 Desember 2016 — 18:29
  • 831x views

Kualitas Raskin di Mimika buruk, beras Merauke bisa jadi alternatif

Kualitas raskin yang kurang baik tersebut pertama dikeluhkan oleh para ketua RT/RW di Kabupaten Mimika ketika melakukan pertemuan dengan anggota Komisi I DPR Papua.
Legislator Papua dari Dapil III, ketika melihat langsung raskin di Gudang Bulog Mimika - Wilhelmus Pigai
Arjuna Pademme
Editor : Zely Ariane
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Kualitas beras miskin (raskin) yang diperuntukkan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika disinyalir kurang baik, dan itu diakui oleh Bulog setempat yang menurutnya disebabkan kendala jarak dan tansportasi.

Hal itu disampaikan oleh Legislator Papua dari daerah pemilihan III Mimika, Nabire, Paniai, Deiyai, Dogiyai dan Intan Jaya, Wilhelmus Pigai melalui sambungan telpon, Minggu (18/12/2016).

Kualitas raskin yang kurang baik tersebut  pertama dikeluhkan oleh para ketua RT/RW di Kabupaten Mimika ketika melakukan pertemuan dengan anggota Komisi I DPR Papua.

"Atas dasar itu saya kemudian berkunjungan ke Gudang Bulog Mimika. Tujuannya memastikan apakah kualitas raskin itu benar-benar seperti yang dikeluhkan para ketua RT/RW di Mimika. Dan memang ketika pertemuan dengan Bulog Mimika, mereka mengakui kualitas raskin memang kurang bagus," kata Mus Pigai.

Menurut dia, alasan pihak Bulog Mimika lantaran masa angkut raskin dari Surabaya ke Mimika butuh waktu yang cukup lama. Sehingga berdampak pada kualitas beras.

"Bisa saja kondisi yang sama juga terjadi di daerah lain di Papua. Tak menutup kemungkinan bukan hanya Mimika yang kualitas raskinnya kurang baik," ucapnya.

Kata dia, pemerintah dan pihak terkait lainnya termasuk DPR Papua atau DPRD kabupaten/kota perlu duduk bersama mencari solusi agar kualitas raskin diperbaiki.

"Bagaimanapun juga, beras itu untuk dikonsumsi masyarakat kita. Kalau kualitasnya kurang bagus, tentu pihak terkait harus mencari solusi. Saya rasa beras dari Merauke kualitasnya lebih bagus. Sebaiknya itu saja yang dipasok ke wilayah lain di Papua," katanya.

Terpisah, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdomisili di Kota Jayapura, Sefnat menyatakan tak hanya raskin, bahkan jatah beras ASN juga terkadang kualitasnya tak memuaskan.

"Kadang beras yang kami terima juga kualitasnya tak bagus. Bahkan kadang banyak hitam-hitam atau menggumpal," kata Sefnat yang merupakan ASN di salah satu Kabupaten di Papua itu.(*)

loading...

Sebelumnya

Bawa 12 penumpang dan logistik, pesawat herkules jatuh di Wamena

Selanjutnya

Mama-mama pedagang Pasar Moanemani: Pelatihan jangan hanya sekali

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe