Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Larang aksi damai 19 Desember, Kepolisian mulai penangkapan sejak malam
  • Senin, 19 Desember 2016 — 12:20
  • 3738x views

Larang aksi damai 19 Desember, Kepolisian mulai penangkapan sejak malam

“Sebanyak 30 orang tadi ditangkap pukul 10 malam, polisi dan tentara melakukan penyisiran di sekretariat KNPB, sampai saat ini aparat bersenjata lengkap masih keluar masuk sekretariat dan menuju lokasi aksi damai di Lapangan Kama, mereka terus cari anggota KNPB di beberapa tempat, ada enam mobil,” demikian menurut Samuel Mabel, anggota KNPB Wamena melalui telpon kepada kontributor Jubi di Wamena, Minggu malam.
Polisi menghadang massa aksi di depan lokasi Ekspo Waena, Jayapura - Jubi/Melianus Duwitau
Zely Ariane
zely.ariane@tabloidjubi.com
Editor : Victor Mambor

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi -  Peringatan Hari Trikora 19 Desember yang dimediasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sebagai peristiwa pelanggaran HAM pertama di Tanah Papua sekaligus mendukung keanggotaan ULMWP di MSG menghadapi penangkapan dan penghadangan oleh pihak Kepolisian sejak Minggu malam (18/12/2016).

Di Wamena, dilaporkan sekitar 30 orang anggota KNPB ditangkap dalam penyisiran di beberapa titik kota hingga ke Sekretariat KNPB, Minggu (18/12/2016) sekitar pukul 10 malam waktu setempat.

“Sebanyak 30 orang tadi ditangkap pukul 10 malam, polisi dan tentara melakukan penyisiran di sekretariat KNPB, sampai saat ini aparat bersenjata lengkap masih keluar masuk sekretariat dan menuju lokasi aksi damai di Lapangan Kama, mereka terus cari anggota KNPB di beberapa tempat, ada enam mobil,” demikian menurut Samuel Mabel, anggota KNPB Wamena melalui telpon kepada kontributor Jubi di Wamena, Minggu malam.

Hal itu dibenarkan oleh Dominikus Surabut, salah seorang penanggung jawab aksi 19 Desember dan Sekretaris Dewan Adat Lapago. “Aparat juga lanjutkan penangkapan di Honai Dewan Adat daerah Kamah, menyita barang-barang dan perlengkapan, juga hancurkan panggung, mereka lanjut lagi ke Honai Dewan Adat Wilayah Baliem, kami masih data nama-nama dan kerugian,” ujar Domi Surabut Minggu malam.

Menurut informasi terakhir, orang-orang yang ditangkap tersebut masih di Polres Jayawijaya, hingga berita dituliskan.

Pemeriksaan pada warga di Distrik Kurima, Jayawijaya, Senin (19/12/2016) pagi - IST

Sementara di Sentani, Kabupaten Jayapura sekitar pukul 7 pagi waktu setempat, puluhan anggota KNPB yang sedang bergerak hendak melakukan aksi dihadang Kepolisian Resor Jayapura. Aparat juga menyita atribut aksi yang digunakan massa, seperti spanduk, poster dan bendera.

“Kami dihadang, lalu aparat menyita semua perlengkapan aksi, kami tidak boleh teruskan aksi. Tetapi kami perlu katakan walau dihadang aparat tidak bisa larang kami punya aspirasi bahwa 19 Desember itu momen pencaplokan Papua, karena itu kami tidak pernah mundur menuntut hak politik melalui referendum,” ujar Vino Bahabol melaui sambungan telpon kepada Jubi, Minggu pagi (19/12).

Di Nabire, di waktu berdekatan, sekitar 35 orang massa KNPB juga telah ditangkap dan dibawa ke Polres Nabire.

“Saat ini mereka sudah digelandang ke halaman Polres, saya ada di Polres dan saksikan sendiri mereka disuruh buka baju dan wajah dicoret-coret arang. Saya tidak diperbolehkan ambil foto,” demikian menurut Yones Douw melalui sambungan telpon kepada Jubi, Minggu pagi (19/12).

Menurut Yones, ketigapuluhlima orang tersebut ditangkap di dua titik berbeda. Penangkapan pertama sekitar pukul 4.30 pagi di titik Karang Tumaritis, dan penangkapan kedua di titik Kali Bobo sekitar pukul 6 pagi.

Aksi massa di sekitar Lingkaran Abepura - Jubi/Melianus Duwitau

“Ini penangkapan belum selesai, kemungkinan jumlah bertambah karena dari titik Karang Tumaritis ada penangkapan lagi,” ujar Yones.

Jumlah tersebut menambah 6 orang anggota KNPB yang sudah lebih dulu ditahan sejak Jum’at (16/12) lalu tanpa alasan yang jelas saat menyerahkan surat pemberitahuan rencana aksi 19 Desember, yang dilanjutkan dengan penggerebekan aparat ke rumah seorang warga bernama Zadrak Kudiai.

Aksi 19 Desember

Aksi di Jayapura, Senin (19/12/2016) berlangsung di dua titik, Rusunawa dan lokasi Ekspo Waena dan Lingkaran Abepura. Aksi massa yang berencana melakukan longmarch ini dihadang oleh aparat kepolisian Jayapura Kota. Massa di Ekspo dibubarkan secara paksa dan beberapa orang dilaporkan ditangkap oleh polisi. Polisi juga dilaporkan oleh wartawan Jubi yang berada di Rusunawa, melakukan penyisiran di lokasi tersebut. Polisi mensita atribut dan perlengkapan untuk melakukan aksi demo. Namun belum diketahui berapa banyak demonstran yang ditangkap oleh polisi.

Barang-barang milik massa aksi yang disita polisi - Jubi/Zely Ariane

Selain di Jayapura, aksi juga di lakukan dibeberapa kota lainnya di Indonesia, seperti Bandung, Yogyakarta dan Jakarta.

“Sedikitnya 200 orang ditangkap di beberapa kota di Papua dan Jawa,” kata Veronica Koman, pengacara aktivis kemerdekaan Papua Filep Karma saat dihubungi Jubi.

Ia juga mengatakan beberapa orang ditangkap pekan lalu ketika mereka mengajukan izin demonstrasi.

Dari informasi yang dikumpulkan Jubi, di lokasi Ekspo Waena, tujuh orang ditangkap polisi. Mereka adalah Gobodus Kogoya, Teren Surabut, Fred Walianggen, Edi Jalak, Elselina Tebai, Elihut Tebai dan Opin Yeimo.

Kapolsek Abepura, AKBP Arnolis Korwa saat dimintai keterangan mengenai penangkapan ini mengatakan polisi memang melakukan pengamanan di tiga  titik aksi yang dilakukan kepolisian. Ia sendiri bertanggungjawab di lokasi massa Abepura.

“Di lokasi saya tidak ada yang ditangkap. Massa aksi sudah mendengar penyampaian Kapolda dan Kapolres melalui saya sebagai Kapolsek. Massa aksi telah bubar diri dengan baik-baik. Kami bertahan sekitar dua jam,” kata Korwa.

Mengenai jumlah orang yang ditangkap dalam aksi ini, Korwa mengaku tidak mengetahuinya karena diluar wilayah yang menjadi tanggungjawabnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

"Mafia" BBM satu harga di Papua harus diproses hukum

Selanjutnya

Tak ada toleransi terhadap calon yang belum mengundurkan diri

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe