Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Polisi larang KNPB Sorong bentangkan spanduk dan atribut Papua merdeka
  • Senin, 19 Desember 2016 — 22:19
  • 2561x views

Polisi larang KNPB Sorong bentangkan spanduk dan atribut Papua merdeka

“Pada hari ini, Senin (19/12), pukul 07.00 – 08.30, kantor KNPB wilayah Sorong Raya didatangi Polresta Sorong Kota yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sorong Kota, AKBP Edfrie R. Maith dan Kasat Intel dan dikawal oleh 7 orang anggotanya,” kata Ketua KNPB Sorong, Arnoldus Kocu kepada Jubi, Senin (19/12/2016).
Kapolres Sorong Kota, AKBP Edfrie R. Maith ketika mendatangi sekretariat KNPB Sorong, Senin (19/12/2016) – Jubi/Niko
Niko MB
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sorong, Jubi – Satuan Reserse Kriminal Polres Sorong Kota mendatangi sekretariat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Sorong, Senin pagi, 19 Desember 2016, sekitar pukul 07.00 WIT.

Kedatangan aparat kepolisian ini dilakukan untuk negosiasi dan melarang KNPB Sorong agar tak melaksanakan aksinya dengan membentangkan spanduk dan atribut-atribut yang berkaitan dengan Papua merdeka.

“Pada hari ini, Senin (19/12), pukul 07.00 – 08.30, kantor KNPB wilayah Sorong Raya didatangi Polresta Sorong Kota yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sorong Kota, AKBP Edfrie R. Maith dan Kasat Intel dan dikawal oleh 7 orang anggotanya,” kata Ketua KNPB Sorong, Arnoldus Kocu kepada Jubi, Senin (19/12/2016).

Ia mengatakan dari koordinasi terakhir dengan Kapolres Sorong Kota, AKBP Edfrie R. Maith, KNPB dilarang keras untuk melakukan demo. Namun sesuai kesepekatan mereka tetap melakukan aksinya di tempat itu.

Beberapa waktu kemudian mereka melakukan aksi turun ke jalan dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan anggota Dalmas dari Satuan Polres Sorong Kota. Polisia pun bersiaga dari radius 50 – 100 meter dengan massa aksi.

“Kami mohon bantuan dan pantauan dari semua pihak. Kami ditekan dalam hal berekspresi,” katanya.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Edfrie R. Maith ketika dikonfirmasi wartawan belum memberikan komentar. Hingga berita ini ditulis pun tak ada keterangan resmi dari Polres Sorong Kota.

Direktur Lembaga Penelitian Pengkajian Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinusi menilai tindakan aparat keamanan berlebihan.

“Seharusnya polisi memberikan ruang demokrasi kepada KNPB untuk menyampaikan pendapat mereka secara bebas dan terkontrol,” kata Warinusi. (*)

loading...

Sebelumnya

Bupati Sorsel minta MP TPTGR berupaya kembalikan kerugian negara

Selanjutnya

Gereja diminta bersatu bangun generasi berkualitas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6930x views
Dunia |— Jumat, 23 Februari 2018 WP | 3435x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 3165x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2418x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe