PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Penangkapan 19 Desember, dua orang terancam pidana 20 tahun
  • Selasa, 20 Desember 2016 — 18:05
  • 1126x views

Penangkapan 19 Desember, dua orang terancam pidana 20 tahun

"Sedangkan dua tersangka dijerat dengan pasal 106 Subsider pasal 110 lebih subsider pasal 157 junto pasal 87 junto pasal 55 KUHP tentang makar dan menyebarluaskan hasutan untuk kebencian. Ancaman pidana 20 tahun penjara. Hingga kini dua tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polres Jayapura Kota," kata AKBP Tober Sirait, Selasa (20/12/2016).
Anggota TNI bersama polisi melakukan penyisiran dan pemeriksaan di sekitar Rusunawa, Waena - Jubi/Zely Ariane
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Sebanyak 39 dari 41 orang massa yang diamankan kepolisian Resort Jayapura Kota dalam aksi 19 Desember 2016 telah dibebaskan, Selasa (20/12/2016). Dua lainnya yakni HY (20) dan IA (24) yang disebut polisi sebagai koordinator lapangan ditatapkan sebagai tersangka. 

Kapolres Jayapura Kota, Kapolres Jayapura Kota, AKBP Marison Tober Sirait mengatakan, puluhan orang itu diamankan ketika aksi demo 19 Desember 2016 di wilayah Kota Jayapura. Puluhan orang tersebut diamankan disejumlah lokasi berbeda. 24 orang diamankan di Unit VI, Rusunawa, Perumnas III, Waena, sembilan orang diamankan di Waena, empat orang di Expo Waena dan empat orang lainnya di Jayapura Utara.

"Sedangkan dua tersangka dijerat dengan pasal 106 Subsider pasal 110 lebih subsider pasal 157 junto pasal 87 junto pasal 55 KUHP tentang makar dan menyebarluaskan hasutan untuk kebencian. Ancaman pidana 20 tahun penjara. Hingga kini dua tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polres Jayapura Kota," kata AKBP Tober Sirait, Selasa (20/12/2016). 

Selain mengamankan 41 orang, polisi menurut AKBP Tober, juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu buah white board berisi hasil rapat kesiapan aksi, 19 Desember 2016, satu buah megaphone untuk melakukan orasi, bendera KNPB yang dibawa ketika orasi, famlet berisi foto-foto korban penganiayaan, video rekaman saat orasi dan selebaran mengajak aksi.

"Kami telah memeriksa peserta demo lainnya sebagai saksi sebelum dipulangkan. Mereka diantar oleh anggota Sabhara hingga ke tempat tujuan," ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal menegaskan, barang bukti yang dimiliki kepolisian menguatkan tindakan makar kedua tersangka. Penyidik juga masih melakukan pendalaman kasus guna menjerat aktor atau pimpinan mereka yang lebih diatas.

"Kami akan segera melengkapi berkas perkara, berkoordinasi dengan Jaksa Penunt Umum (JPU) dan melakukan pendalaman kasus guna berupaya menjerat aktor atau pimpinan mereka yang lebih atas," kata Kabid Humas Polda Papua. (*) 
 

Sebelumnya

Satu massa aksi 19 Desember yang ditangkap alami patah tulang

Selanjutnya

Pengacara HAM : Dua orang demonstran tak harusnya ditersangkakan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua