Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Distrik Bina tak memiliki guru, anak-anak tak bersekolah
  • Kamis, 22 Desember 2016 — 19:50
  • 790x views

Distrik Bina tak memiliki guru, anak-anak tak bersekolah

"Sejak dimekarkan Kabupaten Puncak Jaya dari Kabupaten Paniai, kemudian dimekarkan lagi Kabupaten Puncak hingga saat ini dimekarkannya Distrik Bina tidak ada guru honor atau guru tetap hingga saat ini," kata Kitanus Murib kepada Jubi, Selasa (21/12/16).
Honai milik siswa Smp asal Distrik Pogoma yang berlokasi di Distrik sinak - Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Syofiardi

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sinak, Jubi - Tokoh pemuda di Kabupaten Puncak, Kitanus Murib mengatakan, Distrik Bina pemekaran dari Distrik Pogoma tidak memiliki guru, yang ada hanya kepala distrik, bendahara, dan masyarakat.

Sejak 1980-2000-an, kata Murib, memang ada beberapa guru yang menetap di Kampung Bina, namun 2000-an tidak ada lagi guru yang menetap, sehingga anak-anak tidak bersekolah lagi. 

"Sejak dimekarkan Kabupaten Puncak Jaya dari Kabupaten Paniai, kemudian dimekarkan lagi Kabupaten Puncak hingga saat ini dimekarkannya Distrik Bina tidak ada guru honor atau guru tetap hingga saat ini," kata Kitanus Murib kepada Jubi, Selasa (21/12/16).

Ia menjelaskan, meski Pemerintah Puncak sudah mengontrak guru-guru perintis, tetapi mereka hanya bertugas di distrik lama saja. Sedangkan di kampung-kampung itu tidak dijangkau karena faktor geografis,

Setelah dimekarkan, katanya, ini kami sabagai pemuda Distrik Bina memita agar pemerintah mengirimkan guru-guru perintis ke Distrik Bina agar mengaktifkan sekolah yang ada.

"Sebagai solusi saya juga akan mengajak adik-adik untuk masuk di jurusan keguruan, sebab banyak pemuda yang tidak memilih untuk menjadi guru, apalgi tenaga medis, sehingga saya akan menggerakan adik adik untuk banyak yang kuliah di bagian keguruan agar mereka kembali mengabdi sebagai guru," kata Murib.

Pemuda lainnya, Kris Murib mengatakan hal senada. Ia berharap agar pendidikan di Puncak harus dibenahi dengan baik agar dapat mencetak SDM yang baik.

"Pemuda puncak jangan mengambil jurusan pemerintah dan hukum saja, tapi juga harus mengambil jurusan guru dan jurusan kesehatan agar ada regenerasi Kabupaten Puncak," ujar Kris Murib. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Wabup Puncak: Sinak segera akan jadi kabupaten

Selanjutnya

KNPB Balim: Polisi langgar prosedur

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe