Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Di Manado, empat anggota KNPB Manado dikenakan pasal makar
  • Jumat, 23 Desember 2016 — 11:29
  • 2078x views

Di Manado, empat anggota KNPB Manado dikenakan pasal makar

Menurut laporan Badan Pengurus KNPB Konsulat Indonesia yang diterima Jubi, Kamis (22/12/2016), Hiskia Meage menolak menandatangai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Polresta Manado karena menganggap dirinya tidak bersalah.
(Dari kiri-kanan yang diberikan tanda warna hijau) Panus Hesehem (28), William Wim (22), Hiskia Meage (30), Eman Ukago (23) dikenakan pasal makar oleh Polresta Manado – JUBI/Bram Asso
Zely Ariane
zely.ariane@tabloidjubi.com
Editor :

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Empat orang anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia di Manado, Hiskia Meage (Ketua KNPB Konsulat Indonesia), Eman Ukago (Ketua KNPB Konsulat Wilayah Gorontalo),William Wim (mahasiswa) , Panus Hesegem (anggota), dikenakan pasal makar 106 KUHP oleh Polresta Manado, Sulawesi Utara.

Keempat orang tersebut ditangkap sebelum melakukan aksi damai di DPRD Sulawesi Utara sebagai bagian dari kegiatan aksi serentak seluruh Papua memrotes Peristiwa Trikora sekaligus dukungan atas keanggotaan penuh ULMWP di MSG.

Menurut laporan Badan Pengurus KNPB Konsulat Indonesia yang diterima Jubi, Kamis (22/12/2016), Hiskia Meage menolak menandatangai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Polresta Manado karena menganggap dirinya tidak bersalah.

“Polisi menuduhkan tindakan makar karena poster yang digunakan dalam demonstrasi mengunakan gambar bendera Bintang Kejora/ Bintang Fajar. Namun menurut kami yang disebut bendera itu berbentuk kain dan dipasang ditiang, dan yang saya gunakan adalah  gambar bendara bintang kejora yang dicetak dan ditempelkan di karton ini berarti bukan bendera. Kami juga belum melakukan kegiatan apapun, tetapi pihak keamanan langsung menangkap kami dalam posisi berdiam didepan pintu asrama Cendrawasih V Bahu Manado,” ujar Hiskia di dalam laporan tersebut.

Walau menolak menandatangani BAP, Hiskia dan tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka dan diduga melanggar Pasal 106 terkait makar.

Bram Asso, Sekeretaris KNPB Konsulat Indonesia kepada Jubi melalui pesan singkat mengatakan bahwa KNPB sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi tersebut ke Polda Sulawesi Utara, Kapolsek Malalayang, Kepala Kelurahan Bahu Manado hingga Kepala Lingkungan 09 Bahu Manado, Sulawesi Utara.

“Tetapi pihak kepolisian tidak beri tanggapan surat pemberitahuan tersebut sampai sampai tanggal 18 Desember saat intelkam Polresta Manado datang ke Asrama  Mahasiswa Papua Cenderawasih V  dan mengatakan aksi tidak boleh dilakukan karena ada kegiatan menyambut Kapolda Baru,” ujar Bram Asso.

Namun menurut Ketua KNPB Konsulat, Hiskia Meage, mereka akan tetap lakukan kegiatan karena tidak akan menggangu acara menyambut Kapolda tersebut. “Hingga pada hari H saat massa bersiap-siap melakukan aksi di Asrama, Kepala Kasat Intel Polresta Manado dan rombongan masuk ke asrama dan menghentikan kami serta menangkap Hiskia Meage, Eman Ukago dan Emil Wakey. Ketiganya langsung dibawa ke mobil patroli,” kata Bram.

Sebanyak 75 orang massa aksi ditangkap, diinapkan lebih dari 24 jam di halaman Polresta Manado dan baru dibebaskan Rabu (21/12) dini hari. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

PM Vanuatu: Kami ada untuk penentuan nasib sendiri West Papua

Selanjutnya

Tangkap 528 rakyat Papua, 74 organisasi tuding aparat keamanan diskriminatif dan brutal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua