Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Program kereta api Papua Barat terus digenjot
  • Rabu, 28 Desember 2016 — 11:14
  • 2932x views

Program kereta api Papua Barat terus digenjot

Dia menjelaskan, jalur utama rel kereta api Papua Barat akan menghubungkan Kota Sorong dengan Manokwari. Diharapkan. Groundbreaking atau peletakan batu pertama program ini dapat dilakukan Presiden Joko Widodo pada tahun 2017.
Ilustrasi jalur kereta api Papua - Dok. Jubi
ANTARA
Editor : Kyoshi Rasiey
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Pemerintah pusat terus menggenjot persiapan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, Papua Barat menyambut program perkeretaapian di daerah tersebut.

"Instruksi dari pusat pemerintah daerah terutama kabupaten/kota diminta segera menyiapkan lahan. Terutama daerah-daerah yang akan dilalui jalur utama," kata Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Harold Jan Umpain di Manokwari, Rabu (28/12/2016).

Harold menyebutkan, jalur utama tersebut meliputi Kota Sorong,Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Teluk Bintuni, Manokwari Selatan dan Manokwari.

Dia menjelaskan, jalur utama rel kereta api Papua Barat akan menghubungkan Kota Sorong dengan Manokwari. Diharapkan. Groundbreaking atau peletakan batu pertama program ini dapat dilakukan Presiden Joko Widodo pada tahun 2017.

Semula presiden menginginkan agar groundbreaking proyek ini dapat dilaksanakan pada Juli 2016 di Kota Sorong, namun tertunda hingga sekarang akibat masalah pembebasan lahan.

"Lahan sudah ada dan pemerintah Kota Sorong sudah menyetujui. Masih tarik menarik harga antara masyarakat dengan pemerintah," ujarnya.

Sambil menunggu proses penyelesaian lahan oleh Pemkot Sorong dan warga setempat, lanjutnya, Direktorat Jendral Perkeretaapian bersama Konsultan saat ini tengah menuntaskan kajian Detail Enggineering Design (DED) seluruh jalur kereta api Papua Barat.

"DED untuk trase atau jalur utama sudah dalam tahap final. Pemerintah daerah terutama Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Maybrat, Teluk Bintuni, Manokwari Selatan, dan Manokwari diminta segera menyiapkan lahan," kata dia pula.

Harold menambahkan, pemerintah pusat masih menunggu kesiapan Pemkot Sorong terkait pelaksanaan groundbreaking proyek ini. Alternatif lain akan ditempuh jika Kota Sorong belum siap.

"Alternatif lain untuk pelaksanaan groundbreaking bisa saja dilakukan di Kabupaten Sorong. Kita belum komunikasi dengan Pemkab Sorong karena masih menunggu Kota Sorong," katanya lagi. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator sebut kelistrikan di wilayah pegunungan terkendala geografis

Selanjutnya

PLN klaim listrik Jayapura tak akan mati lagi, betul kah?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6233x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5817x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3994x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe