TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Minol tak pengaruhi PAD Kabupaten Jayapura
  • Senin, 02 Januari 2017 — 16:54
  • 933x views

Minol tak pengaruhi PAD Kabupaten Jayapura

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2015 dan Peraturan Bupati (Perbup ) Tahun 2012, Pemerintah Daerah sudah mencabut dan tidak menerbitkan kembali Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) bagi para pengusaha minol di daerah ini.
Ilustrasi pemusnahan ribuan botol minol oleh Polres Jayapura beberapa waktu lalu di Sentani – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sentani, Jubi – Penutupan tempat-tempat penjualan minuman beralkohol (minol) tak berpengaruh terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura.

“PAD daerah ini tidak ditentukan oleh sistem atau usaha penjualan miras, karena masih banyak sumber daya alam yang dapat dikelola menjadi sumber PAD kita. Sangat keliru sekali kalau ada masyarakat yang berpikiran seperti ini,” kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Jayapura, Theophilus Tegay kepada Jubi di Sentani, Senin (2/1/2017).

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor  9 Tahun 2015 dan Peraturan Bupati (Perbup ) Tahun 2012, Pemerintah Daerah sudah mencabut dan tidak menerbitkan kembali Surat Ijin Tempat Usaha (SITU) bagi para pengusaha minol di daerah ini.

Hingga 29 Desember 2016 PAD Kabupaten Jayapura mencapai 85 miliar lebih dari target 84 miliar setelah sidang perubahan anggaran tahun 2016.

“Pecapaian ini tentunya didapat dari sejumlah komponen PAD yang sah dan dari dana perimbangan. Misalnya, bunga deposit daerah yang ditargetkan 11 miliar rupiah mengalami peningkatan menjadi 14 miliar rupiah, bea pajak atas tanah dan bangunan yang ditargetkan hanya 7 miliar lebih juga telah melampui target  hingga 8 miliar rupiah,” katanya.

Ketua Forum Kota Sentani Deniks Felle meminta capaian pemerintah daerah terkait peningkatan pendapatan, penurunan angka kriminalitas dan lain-lain harus dipublikasikan. Dengan demikian masyarakat dapat mengetahui apa yang dilakukan pemerintah selama ini.

“Tidak serta merta lalu memberitahukan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam hal pendapatan, ada penurunan di bidang kriminalitas, kehidupan masyarakat dari sisi pendapatannya mulai meningkat dan sebagainya, bukti dan datanya ada dimana?” kata Deniks. (*)

loading...

Sebelumnya

Adat jangan dijadikan komoditas politik

Selanjutnya

Panwaslu gelar rapat evaluasi kinerja penyelenggara pilkada

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat