TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. 40 kios di Pasar Entrop gratis untuk OAP dan Asli Port Numbay
  • Selasa, 03 Januari 2017 — 11:55
  • 1199x views

40 kios di Pasar Entrop gratis untuk OAP dan Asli Port Numbay

"Ada 40 unit kios yang akan dibagi, 20 untuk Port Numbay dan 20 untuk OAP, syaratnya sama, tetapi mereka nggak dipungut uang pangkal seperti yang lain, anggap saja ini memberikan mereka pembinaan bagi OAP, sebab sangat sulit untuk mereka ada," ujar Awi kepada Jubi
Pembangunan kios di Pasar Entrop - Dok. Jubi
Sindung Sukoco
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Mendekati jadwal peresmian Pasar Entrop, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Jayapura memberikan secara cuma-cuma kios di Pasar Entrop kepada Orang Asli Papua (OAP) dan Asli Port Numbay.

"Ada 40 unit kios yang akan dibagi, 20 untuk Port Numbay dan 20 untuk OAP, syaratnya sama, tetapi mereka nggak dipungut uang pangkal seperti yang lain, anggap saja ini memberikan mereka pembinaan bagi OAP, sebab sangat sulit untuk mereka ada," ujar Awi kepada Jubi

Pendaftaran akan dibuka setelah 2 Januari 2017. Kebijakan tersebut, kata Awi, diambil sebagai upaya Disperindagkop membina OAP berdagang dan mempunyai budaya berdagang.

"Coba dihitung berapa saudara-saudara Papua dan Port Numbay yang berdagang dan punya kios di pasar, beda dengan saudara dari luar sana," tambahnya.

Selain itu ada persyaratan khusus, kios tersebut tidak bisa disewakan kepada orang lain. Sebab, tambah Awi, ada penataan hukum di situ.

“Jika kedapatan disewakan maka kami akan tarik dan digantikan orang Port Numbay atau orang Papua yang lain,” katanya.

Ruslan, staf Disperindagkop mengaku sekarang pihaknya membuka daftar ulang bagi pedagang lama Pasar Entrop hingga 2 Januari 2017. Sedangkan untuk umum Disperindagkop Kota Jayapura membuka pendaftaran 3-7 Januari 2017.

"Kita akan terbuka dan transparan sehingga tidak ada lagi seperti kejadian di Pasar Hamadi, ini sudah diatur sesuai Peraturan Wali Kota Jayapura," katanya.

Ada sejumlah uang pangkal yang harus dibayar calon pedagang di Pasar Entrop sesuai dengan Peraturan Wali Kota Jayapura dan semua tergantung dengan luas kios yang dipilih. Kios-kios itu dipatok dengan uang pangkal sewa Rp20 juta hingga Rp50 juta. (*)

loading...

Sebelumnya

2017 Bulog targetkan membentuk 300 RPK

Selanjutnya

2016 inflasi Kota Jayapura lebih tinggi dari inflasi nasional

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe