Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Abrasi makin mengkhawatirkan, warga diajak tanam Mangrove
  • Selasa, 03 Januari 2017 — 19:38
  • 920x views

Abrasi makin mengkhawatirkan, warga diajak tanam Mangrove

“Saya telah membicarakan dengan beberapa tokoh masyarakat Buti untuk mengembangkan bibit pohon mangrove. Sehingga saat akan menanam, tidak harus mencari ke tempat lain,” ujarnya.
Masyarakat Marind-Buti sedang mengikuti arahan dari Lurah Samkai, Romanus Kahol - Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Merauke, Jubi - Setelah melihat abrasi pantai Lampu Satu yang semakin mengkhawatirkan, Lurah Samkai,  Romanus Kahol mengajak masyarakat  Buti dan sekitarnya  menanam pohon mangrove  di beberapa titik di sekitar pantai tersebut guna meminimalisir abrasi di pantai tersebut.

Ajakan itu disampaikan Romanus kepada Jubi beberapa waktu lalu. “Saya telah membicarakan dengan beberapa tokoh masyarakat Buti untuk mengembangkan bibit pohon mangrove. Sehingga saat akan menanam, tidak harus mencari ke tempat lain,” ujarnya.

Jika secara terus menerus pantai dilindungi dengan ditanami pohon mangrove, pantai akan menjadi tempat persembunyian kepiting dan tak  menyulitkan warga sekitar ketika akan mencari.

“Mudah-mudahan ide yang saya tawarkan ini dapat diterima masyarakat Marind-Buti. Karena dengan menanam pohon mangrove, secara tidak langsung, kita telah  ikut menjaga dan memelihara pantai,” tuturnya.

Tokoh Masyarakat Marind-Buti, H. Waros Gebze mengatakan, salah satu potensi laut yang sangat menjanjikan adalah kepiting. “Saya kira, apa yang telah disampaikan Lurah Samkai, Romanus Kahol sangat baik dan mestinya diresponi. Tinggal saja, kita menyepakati  bersama lokasi lagi untuk pembudidayaan pohon mangrove,” ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Angka kriminalitas 2016 cendrung menurun

Selanjutnya

Misa tutup tahun di gereja St. Theresia Buti ditandai pembakaran kalender

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9692x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3389x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2124x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe