Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Kepala Kampung Silong dituding selewengkan dana kampung atas nama mahasiswa
  • Kamis, 05 Januari 2017 — 12:11
  • 640x views

Kepala Kampung Silong dituding selewengkan dana kampung atas nama mahasiswa

Tapi malahan kepala Kampung Silong berjanji dana kampung akan dihibahkan kepada mahasiswa yang berasal dari Kampung Silog. Tetapi hingga saat ini kami belum menerimanya, kata Pilius Kabak, saat mendatangi Redaksi Jubi, Selasa (3/1/2017).
Ilustrasi - Dok. Jubi
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Zely Ariane

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi  - Mahasiswa Yahukimo yang berasal dari kampung Silong, Kabupaten Yahukimo, Pilius Kabak dan Diles Sageon meminta kepala kampungnya bertanggung jawab karena dituding memanfaatkan mahasiswa terkait penggunaan dana kampung.

Mahasiswa asal Distrik Anggruk Kampung Silog, Pilius Kabak itu mengatakan dana desa yang dibagikan sejak tanggal 20 Desember 2016 ke tiap kampung di Kabupaten Yahukimo sebesar Rp. 230 juta seharusnya digunakan sesuai ketentuan.

Tapi malahan kepala Kampung Silong berjanji dana kampung akan dihibahkan kepada mahasiswa yang berasal dari Kampung Silog. Tetapi hingga saat ini kami belum menerimanya, kata Pilius Kabak, saat mendatangi Redaksi Jubi, Selasa (3/1/2017).

Pilius menuding, setelah kepala kampung menerima dana tersebut, dia pergi ke Jayapura lalu uang itu disalahgunakan. Sepeserpun tidak digunakan untuk kepentingan masyarakat, kata Pilius Kabak.  

Pilius merasa mahasiswa sejak awal tidak punya kepentingan terhadap dana desa tersebut, dan kepala kampung hanya memanfaatkan mahasiswa dan menggunakan dana tersebut untuk kepentingannya sendiri.
 
Dana desa diperuntukkan untuk membangun kampung bukan untuk dibagi bagi kepada mahasiswa atau digunakan untuk kepentingan pribadi, kata Kabak.  

Pilius juga mengatakan kasus semacam ini banyaj terjadi di kampung-kampung lain di Yahukimo. Di kampung-kampung lain di Yahukimo juga terjadi hal yang sama sehingga pemerintah setempat harus membentuk tim pemantau, untuk mengawal program pembangunan kampung itu, kata Kabak.  

Diles Sageon, seorang mahasiswa lainnya yang turut menggugat kepala kampungnya ini mengatakan seharusnya pemerintah memberikan petunjuk kepada kepala kampung terkait penggunaan anggaran ini.

Pemerintah juga sudah semestinya memadukan konsep pengembangan ekonomi kreatif kepada masyarakat kampung dan khusunya kepala kepala kampung, katanya.(*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pasar Potikelek Wamena masih sepi pengunjung

Selanjutnya

KNPB Balim: Isu demo 7 Januari 2017 itu hoax

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe