PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Masyarakat sepakat Ketua DPRD Merauke harga mati orang Marind
  • Kamis, 05 Januari 2017 — 12:57
  • 624x views

Masyarakat sepakat Ketua DPRD Merauke harga mati orang Marind

“Memang ada selentingan isu bahwa nantinya ketua dewan adalah Fransiskus Sirfefa. Ingat bahwa dia bukan anak Marind. Jadi, dengan tegas kami melakukan penolakan,” tegas salah satu Tokoh Masyarakat Marind, H. Waros Gebze Rabu (4/1/2016).
Pertemuan orang Marind untuk membicarakan posisi Ketua DPRD Kabupaten Merauke - Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Merauke, Jubi - Puluhan tokoh adat dan tokoh masyarakat serta para intelektual muda Marind melakukan pertemuan bersama di salah satu rumah makan membahas posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke, pasca meninggalnya almarhumah Kanizia Mekiuw setahun silam.

Hasil pertemuan itu menyepakati agar Ketua DPRD Merauke harus anak asli Marind. Di lembaga dewan tersebut. Adapun nama calon: Daniel Walinaulik, Moses Kaibu dan nanti akan  menyusul dilantik Vincentius Mekiuw.

“Memang ada selentingan isu bahwa nantinya ketua dewan adalah Fransiskus Sirfefa. Ingat bahwa dia bukan anak Marind. Jadi, dengan tegas kami melakukan penolakan,” tegas salah satu  Tokoh Masyarakat Marind, H. Waros Gebze Rabu (4/1/2016).

Tuntutan masyarakat Marind sangat jelas.  “Hak kesulungan harus diberikan kepada kami sebagai pemilik negeri ini. Tidak boleh ada unsur pemaksaan untuk diberikan kepada orang lain,” tegasnya.

Ditambahkan, ini menyangkut harkat dan martabat orang asli Marind. Olehnya, tak bisa diganggu gugat.  “Sampai kapanpun, kami  akan terus memperjuangkan agar palu ketua dewan dipegang anak asli,” ujarnya.

Tokoh Intelektual Marind, Harry Ndiken dalam kesempatan itu menegaskan, pihaknya sudah mendengar jika Surat Keputusan (SK)  Ketua DPRD Merauke, jatuh ke tangan Fransiskus Sirfefa. “Ingat, ini negeri kami dan tak akan pernah tinggal diam begitu saja,” katanya.

Beberapa waktu lalu, lanjut dia, ia bersama salah seorang anak Marind, Hendrikus Hengky Ndiken telah bertemu dengan Ketua DPC Partai Gerindra Merauke, Steven Abraham hanya saja, tidak direspon dengan sungguh-sungguh.

“Sekalipun demikian, bukan berarti kami orang Marind menyerah. Tidak mungkin, perjuangan akan terus dilakukan agar posisi Ketua DPRD Merauke,  dipegang anak asli Marind,” ujarnya. (*)

Sebelumnya

Di RPK Pasar Wamanggu, sehari gula pasir terjual sampai 1 ton

Selanjutnya

Masyarakat Buti dingatkan tidak jual tanah lagi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua