Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. 2017, penjual harapkan Pasar Pharaa Sentani selesai
  • Kamis, 05 Januari 2017 — 13:42
  • 1091x views

2017, penjual harapkan Pasar Pharaa Sentani selesai

“Kalau sudah dipenuhi para pedagang yang lebih awal berjualan di sini, terpaksa kita berjualan di tempat yang susah dijangkau pembeli,” katanya kepada Jubi di Sentani, Rabu (4/1/2017).
Pasar Pharaa Sentani yang baru dibangun setelah peletakan batu pertama oleh Presiden Jokowi – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sentani, Jubi – Setelah menunggu tiga tahun sejak peletakan batu pertama oleh Presiden Jokowi para pedagang di Pasar Pharaa Sentani, Jayapura berharap agar bangunan pasar ini segera selesai tahun 2017.

Penjual sayur di pasar itu, Hendrika Udam mengatakan, selama ini mereka hanya datang mencari tempat yang kosong di sekitar lokasi pasar.

“Kalau sudah dipenuhi para pedagang yang lebih awal berjualan di sini, terpaksa kita berjualan di tempat yang susah dijangkau pembeli,” katanya kepada Jubi di Sentani, Rabu (4/1/2017).

Ia meminta agar lapak-lapak yang dibangun mengutamakan pedagang lokal. Meski demikian, ia mengakui pembagian los pasar akan ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Kalau sudah jadi, kita berharap agar pembagian yang merata juga. Paling tidak, ada keberpihakan kepada kami sebagai pedagang lokal yang setiap hari berjualan di sini,” ujarnya.

Menurut ibu dua anak ini setiap hari pedagang berdatangan untuk menjual dagangannya. Oleh karena itu, ia pesimistis pembagian tempat-tempat jualan akan mengutamakan pedagang lokal.

Senada dikatakan Marice, penjual ikan asin kering yang menjual ikan kering sejak pasar Pharaa dibangun. Marice mengaku kerap diomeli petugas pasar dengan alasan yang tak jelas. Padahal mereka tiap hari membayar retribusi pasar.

“Kami berjualan di sini bukan baru ketika pasar ini direnovasi, tetapi sejak awal mula pasar ini dijadikan, bahkan mengalami kebakaran, kami tetap kembali berjualan di sini sampai saat ini. Kedepannya kita juga berharap agar ada keadilan kepada kami pedagang pribumi,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Panwaslu Jayapura turunkan puluhan alat peraga kampanye

Selanjutnya

Pengunjung keluhkan sampah dan keamanan parkir di RSUD Yowari

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe