Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sumatera
  3. Nelayan hilang di Sabang belum ditemukan
  • Kamis, 05 Januari 2017 — 14:49
  • 652x views

Nelayan hilang di Sabang belum ditemukan

Seorang nelayan asal Gampong (desa) Ie Meulee, Sukajaya, Kota Sabang, Satya Prambuanto (35) hilang ketika melaut, Rabu (4/1), belum ditemukan.
Ilustrasi. Seorang nelayan asal Gampong (desa) Ie Meulee, Sukajaya, Kota Sabang, hilang ketika melaut. –tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sabang, Jubi – Seorang nelayan asal Gampong (desa) Ie Meulee, Sukajaya, Kota Sabang, Satya Prambuanto (35) hilang ketika melaut, Rabu (4/1), belum ditemukan. Panglima Loat (Lembaga Adat Laut) Wilayah Kota Sabang Ali Rani di Sabang, Kamis (5/1/2017) menyatakan, tim SAR dan para nelayan terus melakukan pencarian sampai ke laut timur.

Satya melaut seorang diri dengan menggunakan kapal kayu 3 grose tonage (GT) dan ia melaut jaraknya sekira tujuh mil dari lepas pantai Sabang. Ia menjelaskan, biasanya ia melaut sekira 7 sampai 10 mil dari lepas pantai Sabang dan ia diduga dihempas gelombang laut yang sedang melanda perairan Sabang dan sekitarnya.

Kepala BPBD Kota Sabang T Zakaria menyampaikan, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh sejumlah nelayan bersama Tim Sar, namun pencarian agak sulit dilakukan karena gelombang laut sedang tinggi 2 hingga 4 meter. "Sekarang angin timur, gelombang lautnya 2 sampai 4 meter, meskipun gelombang lautnya tinggi, pencarian terhadap korban tetap dilanjutkan," katanya lagi.

Sebelumnya, Kepala Stasium BMKG Kota Sabang Siswanto sudah mengingatkan masyarakat nelayan maupun pengguna jasa pelayaran untuk berhati-hati ketika melaut, pasalnya pada musim timur seperti ini di perairan Sabang, diperkirakan gelombang laut berkisar 2,5 sampai dengan 4 meter.

"Sekarang musim timur gelombang laut sampai 4 meter, untuk itu kita imbau kepada nelayan serta pengguna jasa pelayaran lebih berhati-hati ketika melaut dan jika cuaca buruk lebih baik tidak melaut sementara waktu, untuk menghindar dari cuaca buruk itu," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ribuan rumah di Pesisir Selatan terendam banjir

Selanjutnya

KNPB Balim: Isu demo 7 Januari 2017 itu hoax

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6087x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5702x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3764x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe