Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Peraturan adat suku Maya masih diproses biro hukum
  • Jumat, 06 Januari 2017 — 10:31
  • 1175x views

Peraturan adat suku Maya masih diproses biro hukum

Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Maya, Kris Thebu mengatakan pihaknya akan menggelar pertemuan dengan Biro Hukum untuk membicarakan kelanjutan peraturan tersebut.
Ketua Dewan Adat Suku Maya ketika menyerahkan hasil peraturan adat kepada Wakil Bupati Kabupaten Raja Ampat, Manuel Urbinas – Jubi/Florence Niken
Florence Niken
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sorong, Jubi – Peraturan adat tentang kawasan perairan Raja Ampat yang dibahas dalam sidang adat suku Maya, 5 – 6 Desember 2016 masih diproses di Biro Hukum Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Ketua Dewan Adat Suku (DAS) Maya, Kris Thebu mengatakan pihaknya akan menggelar pertemuan dengan Biro Hukum untuk membicarakan kelanjutan peraturan tersebut.

Peraturan adat yang telah dihasilkan ini membahas tentang kelautan. Ia berharap agar peraturan adat (perdat) tersebut bisa dibahas hingga tingkat provinsi.

Menurut dia perdat yang diusulkan pihaknya bukan hanya untuk DAS Maya, melainkan juga menjadi contoh bagi daerah lainnya melindungi aset-aset milik masyarakat adat.

“Tidak ada kendala sebab setelah pelaksanaan sidang DAS Maya, dokumen perdat langsung diserahkan ke wakil bupati Raja Ampat. Dengan harapan perdat ini dapat segera disahkan,” katanya ketika dihubungi Jubi dari Sorong, Kamis (5/1/2017).

Ia mengatakan jika perdat tidak segera disahkan, maka perlu adanya peraturan bupati untuk mengawal perdat ini.

“Hasilnya tunggu rapat dengan bagian hukum,” katanya.

Ia melanjutkan, akhir Januari akan dilaksanakan musyawarah adat. Salah satu agenda dalam musyawarah tersebut adalah pembahasan perdat tentang tanah dan hutan adat di Raja Ampat.

“Sekaligus memilih LMA Raja Ampat,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, Wakil Bupati Kabupaten Raja Ampat, Manuel Urbinas belum dimintai keterangannya ihwal perdat yang dibahas DAS Maya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sabtu, tiga warga Tiongkok diterbangkan ke Jakarta

Selanjutnya

Pemkab Sorsel komit kembangkan sektor SDM

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Rabu, 18 Juli 2018 WP | 4616x views
Nabire Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 4402x views
Dunia |— Minggu, 22 Juli 2018 WP | 4250x views
Jayapura Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 3527x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe