PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. ASN yang tambah libur perlu disanksi
  • Minggu, 08 Januari 2017 — 17:56
  • 665x views

ASN yang tambah libur perlu disanksi

ASN dimasa pergantian tahun, terhitung sejak akhir Desember 2016 lalu hingga 8 Januari 2017. "Terhitung sejak, Senin (9/1/2017), ASN mulai aktif kembali bekerja seperti biasa. Kalau masih ada ASN yang belum masuk kerja, Pemprov Papua harus menindak tegas. Perlu diberikan sanksi," kata Kusmanto via teleponnya, Minggu (8/1/2017).
ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Papua - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Angota Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Kusmanto menyatakan, Pemerintah Provinsi Papua perlu memberikan sanksi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya jika ada diantara mereka yang menambah masa libur.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, Pemprov Papua telah memberikan libur yang cukup panjang kepada para ASN dimasa pergantian tahun, terhitung sejak akhir Desember 2016 lalu hingga 8 Januari 2017.

"Terhitung sejak, Senin (9/1/2017), ASN mulai aktif kembali bekerja seperti biasa. Kalau masih ada ASN yang belum masuk kerja, Pemprov Papua harus menindak tegas. Perlu diberikan sanksi," kata Kusmanto via teleponnya, Minggu (8/1/2017).

Menurutnya, jika tak ada sanksi kepada para ASN yang sering tak masuk kerja atau menambah libur, para ASN akan menganggap itu hal biasa. Akibatnya akan terus terulang.

"Sanksinya harus bisa memberikan efek jera. Kalau perlu ASN bahkan jika ada kepala instansi yang tak masuk kerja tanpa alasan jelas, dipublikasikan di media agar masyarakat tahu," ucapnya.

Hal yang sama dikatakan Wakil Ketua Komisi I DPR Papua, Mathea Mamoyau. Menurutnya, kebijakan Pemprov Papua memberikan libur yang cukup lama, harus dimanfaatkan para ASN sebaik mungkin. Sehingga, ketika tiba waktunya kembali ke rutinitas, tak ada lagi ASN yang mangkir dengan berbagai alasan.

"Jangan lagi ada ASN yang mangkir ketika masa libur telah berakhir. Semua harus kembali beraktifitas seperti semula. Jangan lagi ada yang bikin libur sendiri," kata Mathea.

Kata politisi PDI Perjuangan itu, kebijakan Pemprov Papua memberikan libur sepekan lebih diakhir 2016 hingga awal tahun 2017 kepada para ASN sudah lebih dari cukup. Apalagi sebelum sebelumnya ASN di lingkungan Pemprov Papua juga diberi libur sepekan lebih (19-27 Desember 2016) untuk perayaan Natal. (*)

Sebelumnya

SKPD diminta bekerja lebih baik lagi

Selanjutnya

20 persen ASN Papua belum berkantor

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua