PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Ndiken : Jangan rampas hak kesulungan orang Marind
  • Senin, 09 Januari 2017 — 10:27
  • 431x views

Ndiken : Jangan rampas hak kesulungan orang Marind

“Kami sangat yakin dan optimis aksi demonstrasi yang akan dilakukan besok, 9 Januari 2017, akan mendapat dukungan penuh dari semua masyarakat Marind,” katanya.
Masyarakat Marind-Buti saat mengikuti suatu kegiatan di Kantor Kelurahan Samkai beberapa waktu lalu - Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Merauke, Jubi - Hak kesulungan bagi orang Marind harus diberikan untuk menduduki posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke. Tidak boleh ada yang rakus merampas posisi tersebut, apalagi bukan anak asli Marind.

Penegasan itu disampaikan salah seorang Tokoh Intelektual Marind, Harry Ndiken kepada Jubi Jumat (6/1/2017).

“Saya kira semua orang harus memahami dengan baik bahwa hak kesulungan harus diberikan kepada orang Marind sebagai pemilik negeri ini untuk menjadi ketua dewan. Tidak bisa diberikan kepada orang lain,” pintanya.

Orang Marind juga, lanjut Harry, perlu kritis dan berani mengatakan sesuatu yang benar.

“Kami sangat yakin dan optimis aksi demonstrasi yang akan dilakukan besok, 9 Januari 2017, akan mendapat dukungan penuh dari semua masyarakat Marind,” katanya.

Diharapkan orang yang ‘bernafsu’ ingin maju menjadi Ketua DPRD Merauke, agar mengurungkan niatnya. Karena orang Marind tidak akan pernah tinggal diam.

“Kami akan terus melakukan aksi dengan melancarkan protes jika sampai posisi ketua dewan jatuh kepada orang lain,” tegasnya.

“Kapan lagi orang Marind akan menjadi Ketua DPRD Merauke. Ini saatnya yang paling tepat. Bahwa Merauke adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tetapi di Papua, ada otonomi khusus (Otsus) diberikan,” ungkap dia.

Salah seorang Tokoh Marind, H. Waros Gebze dengan tegas menolak agar Fransiskus Sirfefa ‘disodorkan’ oleh partai Gerindra menjadi Ketua DPRD Merauke.

“Ingat bahwa di lembaga dewan, masih ada beberapa anak Marind dan juga dari partai sama,” katanya.

Olehnya, menurut Waros,  satu diantaranya harus menduduki posisi ketua dewan. “Komitmen kami sudah jelas, dimana harus orang Marind menduduki posisi ketua dewan,” tegasnya. (*)

Sebelumnya

Pemberian marga pada orang non Marind, itu bentuk pelecehan terhadap adat

Selanjutnya

Yayasan Kalam Kudus Jayapura siap bantu anak-anak suku Korowai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua