PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Persipura disarankan ikuti program latihan Liverpool
  • Senin, 09 Januari 2017 — 10:53
  • 1260x views

Persipura disarankan ikuti program latihan Liverpool

“Jika memungkin kita ikut program pelatih Liverpool yang membatasi waktu pemain tidak boleh tidur tengah malam,” usulnya sekaligus masukan.
Para pemain Persipura saat latihan di Stadion Mandala Jayapura. Jean Bisay/Jubi
Andreas Weleurat
andreasweleurat@gmail.com
Editor : Jean Bisay

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Mantan kapten Persipura Ferdinan Fairyo mengatakan mencermati bursa transfer pemain dari klub-klub pesaing untuk menuju kompetisi musim ini, menurut dia, publik tidak perlu ragu dengan kekuatan Mutiara Hitam, yang tetap mempertahankan kerangka tim 80 persen dan cuma melepas 20 persen pemainnya.

“Ini menunjukan tim tetap kokoh berdiri tegak dan tidak goyah sama sekali. Justru ada keuntungan tersendiri hadapi lawan-lawan yang hampir merombak 50 sampai 70 persen skuat mereka,” katanya mengevaluasi.

Nando biasa akrab disapa bilang sebab untuk menyatukan pemain dalam rentang 1 atau 2 bulan, bukan waktu yang mudah. “Walaupun sebagai tim profesional tapi butuh proses waktu,” ucapnya.

Jika diawal-awal, tim-tim dengan pemain baru bisa langsung nyetel tapi diakhir bisa kendor. Begitu juga sebaliknya. Yang perlu dilakukan skuat Mutiara Hitam adalah merayakan juara bersama rakyat Papua, tapi tepat fokus pada persiapan lewat latihan rutin oleh pelatih dengan program yang terencana dan terukur.

“Jika memungkin kita ikut program pelatih Liverpool yang membatasi waktu pemain tidak boleh tidur tengah malam,” usulnya sekaligus masukan.

Hal lain juga menjadi atensinya dengan menunjuk ahli gizi khusus untuk menentukan jumlah kalori yang dibutuhkan, baik di-luar maupun saat bertanding, sehingga performa kombinasi pemain muda dan senior dapat terbantu lewat pakar gizi ini.

Belajar dari pengalaman saat tampil di Liga Champion Asia (LCA) dimana kita kalah dari tim asal Kuwait, Arbil Fc dengan skor telak 6 gol tanpa balas, kiranya ini menjadi bahan referensi.

Dimana waktu itu tim Kuwait datang ke Jayapura dengan memboyong pakar gizinya, yang mengatur asupan nutrisi buat menjaga tetap bugar pemainnya. Tidak cuma itu mereka juga membawa ahli khusus cuaca.

Terbukti tim Kuwait berada 7 hari berbaur dengan masyarakat di Jayapura buat menghancurkan Persipura. Dari hal-hal ini semoga dapat menjadi catatan penting buat manajemen, mengingat Persipura levelnya menuju Asia.

“Jadi Iptek atau ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga sepakbola sangat dibutuhkan dan wajib diterapkan,” demikian masukan Nando Fairyo.

Sementara Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano mengklaim tim kebanggaan masyarakat Papua ini masih tetap mempertahankan kekuatan tim. “Komposisi tim 80 persen pemain masih kami pertahankan musim ini,” akunya.

Petahana Walikota Jayapura ini menegaskan, Mutiara Hitam tetap menjadi tim hebat siapa pun pelatihnya. Ia menilai, bakat Papua yang melimpah adalah alasan Persipura selalu konsisten jadi tim yang disegani sampai saat ini. (*)

Sebelumnya

Dikabarkan bakal latih Persipura, Eduard Chong : Bukan dari manajemen Persipura

Selanjutnya

Boaz dinobatkan pemain terbaik ISC

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua