Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ibukota
  3. Fadli Zon dan Fahri Hamzah nilai FPI boleh dilatih bela negara
  • Senin, 09 Januari 2017 — 15:25
  • 1385x views

Fadli Zon dan Fahri Hamzah nilai FPI boleh dilatih bela negara

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilai pemberhentian Komandan Kodim (Dandim) 0603 Lebak, Banten karena telah melakukan kesalahan menyelenggarakan kegiatan bela negara dengan ormas keagamaan Front Pembela Islam (FPI), merupakan tindakan yang tidak perlu.
Istimewa. Pelatihan bela negara Front Pembela Islam (FPI) oleh TNI. –tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jakarta, Jubi – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menilai pemberhentian Komandan Kodim (Dandim) 0603 Lebak, Banten karena telah melakukan kesalahan menyelenggarakan kegiatan bela negara dengan ormas keagamaan Front Pembela Islam (FPI), merupakan tindakan yang tidak perlu.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama dan berhak ikut dalam program Bela Negara. "Ormas apapun seharusnya boleh karena semakin banyak orang dilatih bela negara yang berkomitmen terhadap NKRI, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, maka itu hal yang positif," ujarnya di Gedung Nusantara III, Jakarta, Senin (9/1).

Senada dengan Fadli, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, keinginan FPI sebagai pembela agama juga harus membela negara. “Bagaimana kelompok itu menjadi patriot maka harus dilatih," ujarnya.

Menurut dia kalau alasan Dandim Lebak dicopot karena alasan mengikut sertakan FPI dalam program Bela Negara, maka patut disayangkan. Dia menilai jangan ada dikotomi dalam urusan kebangsaan karena akan merusak konsepsi negara kesatuan.

Sebelumnya, Kodam III/Siliwangi mencobot jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0603 Lebak, Banten karena dinilai telah melakukan kesalahan yakni menyelenggarakan kegiatan bela negara dengan ormas keagamaan Front Pembela Islam (FPI).

"Bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan oleh Kodam III/Siliwangi terhadap Dandim Lebak, ditemukan kesalahan prosedur yaitu Dandim tidak berlapor terlebih dahulu baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan bela negara tersebut," kata Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kol Arh M Desi Arianto, dalam siaran persnya, di Bandung, Minggu (8/1).

Dia mengatakan karena Dandim 0603 Lebak menyelenggarakan kegiatan tersebut, maka Pangdam III Siliwangi memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Dandim Lebak, Banten yaitu dicopot dari jabatannya dan segera digantikan oleh pejabat yang baru.

Kegiatan bela negara tersebut diketahui dari salah satu unggahan sebuah akun media sosial instagram @dpp_fpi yang mengunggah sejumlah foto kegiatan pelatihan bela negara. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Tiga tantangan intoleransi yang dihadapi Polri

Selanjutnya

PPP usulkan pembahasan revisi UU Pemilu untuk cegah capres tunggal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe