Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Semua pihak diimbau dukung peningkatan ekspor Papua
  • Senin, 09 Januari 2017 — 17:09
  • 848x views

Semua pihak diimbau dukung peningkatan ekspor Papua

"Diantara lembaga ini ada yang swasta, tapi memiliki kompetensi untuk menyatakan ini sah atau bisa di ekspor. Tentu ini menjadi pergumulan pemerintah daerah, karena yang mengsahkan itu dari swasta," ucapnya.
Proses pengangkatan kontainer kayu yang akan di ekspor ke Shanghai, China - Jubi/Alex
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua mengimbau semua pihak mendukung upaya peningkatan ekspor yang dikirim dari Pelabuhan Jayapura atau pelabuhan lain di Bumi Cenderawasih, antara lain memberi kemudahan pelayanan ekspor sesuai ketentuan, meningkatkan volume ekspor yang sudah berjalan, dan penambahan jenis komoditas barang.

"Selain kayu, kedepan pemerintah provinsi mengharapkan ada ekspor bidang perikanan atau perkebunan, peternakan atau apa saja," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty saat pengiriman ekspor kayu ke shanghai, di Jayapura, Senin (9/1/2017).

Ia tekankan, hasil hutan yang sudah di ekspor ke Shanghai, China berasal dari perizinan yang sah bukan ilegal, dimana telah diolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini dibuktikan dengan kelengkapan dokumen, baik sertifikasi kelestarian, pengelolaan hutan produksi lestari maupun dokumen persyaratan ekspor yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki otoritas dan kompetensi.

"Diantara lembaga ini ada yang swasta, tapi memiliki kompetensi untuk menyatakan ini sah atau bisa di ekspor. Tentu ini menjadi pergumulan pemerintah daerah, karena yang mengsahkan itu dari swasta," ucapnya.

"Untuk itu, bagai SKPD terkait kalau ada pertemuan nasional perlu dibicarakan, apakah memang harus seperti itu. Bayangkan ekspor ini di cek, di teliti oleh PT atau CV, saya jadi bingung bagaimana peraturan negara ini. Kami pemerintah daerah sebagai penyelenggara daerah, operatornya ada di pihak lain. Tapi ada operator yang bisa melegitimasi sesuatu yang akan di ekspor," tambahnya.

Menurut ia, pembangunan ekonomi di sektor pertanian dalam arti luas harus menggunakan prinsip tanam, petik, olah dan jual, yang berarti harus memperhatikan prinsip keberlangsungan produksi dan manfaat atau kelestarian, kemandirian dan swadaya serta peningkatan nilai tambah sebesar besarnya dengan tetap memperhatikan pemberdayaan orang asli Papua.

Lebih jauh ia jelaskan, selama ini produk hasil bumi Papua sebagian besar diolah diluar dan di ekspor dari pelabuhan luar, sehingga nilai tambah tidak diperoleh daerah dan masyarakat. "Kalau ini terjadi terus menerus, maka masyarakat tidak akan pernah mencapai kemandirian dan kesejahteraan," katanya.

Oleh karena itu, ujar Elia, ekspor produk hasil bumi Papua langsung dari Pelabuhan Jayapura merupakan strategi penting untuk mewujudkan visi Papua bangkit, mandiri dan sejahtera.

"Banyak keuntungan yang diperoleh, antara lain berkembangnya industri primer dan lanjutan, lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal yang bergerak di bidang industri dan jasa, lebih banyak uang yang beredar uang di Papua," kata Elia.

"Pada ujungnya, semua akan bermuara pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Papua," tambahnya.

Sementara itu, Ketua ISWA Komda Papua, Daniel Garden mengatakan sebagai pelaku usaha pihaknya siap mendukung komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian Papua, salah satunya dengan mengekspor kayu ke Shanghai.

Disamping itu, dirinya juga meminta dukungan pemerintah provinsi Papua dan pihak perbankan untuk mendukung pelaku usaha dalam mengembangkan usaha untuk di ekspor, dengan mempersiapkan sarana dan fasilitas yang bisa mempermudah pelaku usaha.

"Meskipun kami bukan asli Papua, tapi hati dan jiwa kami adalah untuk Papua. Untuk itu, kami siap mendukung pemerintah provinsi Papua membangun perekonomian dan mensejahterakaan rakyat Papua," kata Daniel. (*)  

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Satgas Natal dan Tahun Baru catat kenaikan konsumsi

Selanjutnya

Rp10 miliar uang emisi baru telah tersebar di Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua