Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Walikota Makassar siap fasilitasi gugatan masyarakat terhadap PLN
  • Selasa, 10 Januari 2017 — 14:46
  • 1932x views

Walikota Makassar siap fasilitasi gugatan masyarakat terhadap PLN

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto siap memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan "class action" atau mengambil langkah hukum untuk menggugat PT PLN karena sering melakukan pemadaman listrik.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. –tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Makassar, Jubi – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto siap memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan "class action" atau mengambil langkah hukum untuk menggugat PT PLN karena sering melakukan pemadaman listrik. "Saya siap kalau ada masyarakat yang ingin melakukan 'class action'. Pemkot siap fasilitasi," ujarnya di Makassar, Selasa (10/1).

Menurut wali kota yang akrab dipanggil Danny Pomanto ini, pemadaman listrik yang terjadi tiga kali dalam sehari itu membuat geram masyarakat. Apalagi, ia mengaku menerima langsung keluhan masyarakat baik lewat pesan singkat maupun pertemuan langsungnya dengan masyarakat.

Wali kota menyatakan, pemadaman listrik yang dilakukan PT PLN itu mempengaruhi roda perekonomian di kota ini, apalagi para pengusaha menengah ke atas mengaku mengeluarkan anggaran lebih untuk biaya operasional generator set (genset). "Harusnya PLN tahu itu dan selama pemadaman, belum ada permintaan maaf atau pemberitahuan kepada masyarakat apa yang menjadi masalahnya," jelasnya.

Danny juga mengaku kesal dengan PT PLN karena pertemuan yang dilakukannya dengan beberapa pengusaha serta para kepala SKPD itu juga terganggu, bahkan dilakukan dengan berulang kali.

"Kita ini kota dunia, baru mati lampu, tidak ada pemberitahuan lagi. Bagaimana kita mau jadi kota dunia kalau seenaknya saja memadamkan listrik tanpa membuat pemberitahuan dulu," ketusnya.

Sebelumnya, pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Makassar sejak dua hari ini dikeluhkan oleh masyarakat karena pemadaman berulang kali terjadi dalam sehari. Hal itu membuat banyak lembaga bisnis seperti hotel dan pabrik yang mengalami kerugian karena operasinya terganggu. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Petani Sulut gunakan pestisida berlebihan

Selanjutnya

Harga ikan segar naik 200 persen

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6178x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5756x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3911x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe