Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Pemprov Papua perlu menyiapkan sarana pendukung ekspor
  • Selasa, 10 Januari 2017 — 15:45
  • 1172x views

Pemprov Papua perlu menyiapkan sarana pendukung ekspor

"Kita harus membuktikan kalau Papua bisa melakukan ekspor komoditi ke negara lain. Tak hanya hasil hutan seperti kayu, tapi komoditi lain seperti kopi, kelapa sawit dan lainnya. Kini komoditi Papua siap, tapi sarana belum sepenuhnya mendukung," ucapnya.
Ilustrasi Kayu Olahan dari Papua yang Diekspor ke Tiongkok - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, Mustakim menyatakan mendukung ekspor kayu olahan ke Tiongkok oleh Pemprov Papua. Namun kata anggota Komisi II DPR Papua itu, langkah tersebut harus dibarengi dengan kesiapan sarana pendukung.

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, Papua memiliki banyak komoditis ekspor. Untuk Pemprov Papua perlu menyiapkan sarana dan prasarana ekspor. Terutama kesiapan pelabuhan Jayapura sebagai sebagai pelabuhan ekspor

"Pelabuhan Jayapura belum memenuhi syarat sebagai pelabuhan ekspor. Untuk itu, perlu dibehani agar memenuhi syarat. Pemprov Papua melalui dinas terkait perlu memikirkan itu. Termasuk perangkat lain yang harus disiapkan, sehingga tidak menjadi kendala bagi pelaku ekpor," kata Mustakim via teleponnya, Selasa (10/1/2016).

Katanya, kesiapan sarana pendukung untuk aktifitas ekspor dari Papua diperlukana agar komoditi dari Papua bisa dikirim langsung ke negara tujuan tanpa melalui daerah lain.

"Kita harus membuktikan kalau Papua bisa melakukan ekspor komoditi ke negara lain. Tak hanya hasil hutan seperti kayu, tapi komoditi lain seperti kopi, kelapa sawit dan lainnya. Kini komoditi Papua siap, tapi sarana belum sepenuhnya mendukung," ucapnya.

Menurutnya, belum terlamnbat. Masih banyak waktu untuk membenahi dan menyiapkan berbagai saran pendukung. Upaya yang kini dilakukan pemerintah setempat harus diikuti dengan strategi dan kesiapan sarana.

"Selain itu, pemerintah juga perlu mempermudah pelaku usaha dan menyiapkan perangkat lainnya dalam mendukung aktivitas ekspor itu misalnya Karantina Pertanian maupun perangkat pendukung lainnya," kata Mustakim.

Sehari sebelumnya, 9 Januari 2017, Pemprov Papua kembali melakukan ekspor kayu olahan ke Tiongkok. Pemerintah provinsi setempat mengklaim, ekspor untuk menopang perekonomian di Papua namun tetap menjaga kelestarian hutan di wilayah itu.

Assiten II Setda Provinsi Papua, Elia Loupatty mengatakan, kedepan yang diekspor bukan hanya kayu, tapi potensi komoditis lainnya, namun harus melibatkan masyarakat adat. (*)

loading...

Sebelumnya

Perkembangan pembangunan tantangan OAP

Selanjutnya

Legislator ancam tunda anggaran pembangunan jalan Enarotali-Sugapa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe