Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Legislator ancam tunda anggaran pembangunan jalan Enarotali-Sugapa
  • Selasa, 10 Januari 2017 — 15:58
  • 1163x views

Legislator ancam tunda anggaran pembangunan jalan Enarotali-Sugapa

"Harusnya semua pihak dikumpulkan dan berapa nominal serta proses pembayarannya disepakati. Perusahaan hanya bayar Rp100 juta, Rp200 juta kepada orang-orang tertentu saja," ucapnya.
Ilustrasi Pembangunan Jalan - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua dari daerah pemilihan Paniai, Deiyai, Intan Jaya, Dogiyai, Nabire dan Mimika, Decky Nawipa kembali mengingatkan PT. Modern dan pihak terkait lainnya segera membayar ganti rugi material yang dituntut pemilik ulayat, masyatakat adat Kampung Dauwagu, Yabomaida dan Toyaimoti, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, Papua. Jika tidak, ia akan berupaya agar anggaran pembangunan jalan Paniai-Intan Jaya dari APBD Provinsi Tahun Anggaran 2017 ditunda.

Ia mengatakan, masyarakat dua kampung menuntut ganti rugi lantaran gunung di daerah itu dibongkar untuk dipakai sebagai material timbunan jalan trans Enarorali, Paniai ke Sugapa, Intan Jaya. Bukan ganti rugi hak ulayat. Nominalnya Rp3,5 miliar. Nominal itu dianggap terbilang relatif murah dibanding jika masyarakat menuntut ganti rugi timbunan per truk.

"Kalau dalam sehari ada puluhan truk timbunan yang diambil, nominalnya bisa mencapai puluhan miliar. Tuntutan ini harus direalisasikan sebelum pelaksanaan anggaran tahun 2017. Jika tidak, sikap kami sebagai anggota DPR Papua utusan dari Paniai, akan berupaya agar anggaran pembangunan jalan dari APBD 2017 ditunda hingga perusahaan ada penyelesaian," kata Decky, Rabu (10/1/2017).

Menurut anggota Komisi IV DPR Papua bidang infrastruktur itu, selama ini, PT. Modern yang mengerjakan pembangunan jalan ini tak melibatkan semua pihak dalam pembayaran ganti rugi. Pihak perusahaan kata dia, hanya memanggil dua tiga orang kemudian membayar sesuai kesepakatan.

"Harusnya semua pihak dikumpulkan dan berapa nominal serta proses pembayarannya disepakati. Perusahaan hanya bayar Rp100 juta, Rp200 juta kepada orang-orang tertentu saja," ucapnya.

Katanya, ada tiga sumber dana pembangunan jalan trans Paniai-Intan Jaya yakni APBN, APBD Provinsi Papua dan APBD kabupaten. Namun ia menilai, harusnya satu perusahaan menangani satu mata anggaran agar bisa dikontrol.

"Kami sudah pernah melakukan rapat mitra dan mengundang semua pihak terkait diantaranya Balain Jalan dan Jembatan serta Dinas PU provinsi. Kami komitmen masalah ini diselesaikan sebelum kegiatan tahun anggaran 2017. Tapi hingga kini belum juga tuntas," katanya.

Hal yang sama dikatakan legislator Papua dari daerah pemilihan Paniai dan sekitarnya, Lurenzus Kadepa. Katanya, jika tidak tuntutan itu tak dibayarkan, jangan salahkan masyarakat jika mereka sampai memalang jalan.

"Hingga kini masyarakat belum mendapat kejelasan. Mereka masih menunggu tindaklanjuti pihak Dinas PU, Balai Besar dan PT Modern. Masyarakat tak menuntut pembayaran hak ulayat tapi ganti rugi material," kata Kadepa.

Menurutnya, masyarakat setempat paham jika pembangunan jalan itu untuk kepentingan mereka juga. Masyarakat hanya ingin ada ganti rugi material. Misalnya gunung-gunung yang dibongkar untuk mengambil material timbunan.

"Ketika masyarakat memalang jalan, bukan karena ingin menghalangi pembangunan. Tak mendukung program pemerintah. Itu adalah bentuk protes masyarakat lantaran pemerintah tak konsisten. Tidak peduli terhadap apa yang menjadi hak masyarakat. Jangan sampai Ketika masyarakat mempertanyakan haknya, aparat keamanan dikerahkan melawan masyarakat. Seakan-akan masyarakat menghalangi pembangunan," imbuhnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pemprov Papua perlu menyiapkan sarana pendukung ekspor

Selanjutnya

Telkomsel berada di peringkat ke-7 di dunia Customer Base

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe