PapuaMart
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Pilkada serentak Papua, empat daerah masih dipending pencetakan surat suara
  • Selasa, 10 Januari 2017 — 20:27
  • 740x views

Pilkada serentak Papua, empat daerah masih dipending pencetakan surat suara

“Sudah ada empat daerah yang sudah selesai proses pencetakan surat suaranya, empat daerah tersebut adalah Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak Jaya,” katanya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (10/1/2017).
Ilustrasi pencoblosan di bilik coblos - Dok. Jubi
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 11 kabupaten/kota di Papua saat ini sedang dalam proses pencetakan surat suara di Makassar, Sulawesi Selatan. Menurut Komisioner Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua, Izak Hikoyabi sudah ada empat daerah yang sudah selesai pencetakan surat suara tersebut.

“Sudah ada empat daerah yang sudah selesai proses pencetakan surat suaranya, empat daerah tersebut adalah Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak Jaya,” katanya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (10/1/2017).

Sedangkan untuk empat kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Jayapura Mappi dan Tolikara masih dalam proses mendesain foto pasangan calon kandidat ditempat percetakan. “Semuanya dicetak di percetakan PT Perkasa, Makassar. Setelah semuanya selesai dalam pekan ini akan langsung dikirim ke daerah masing-masing,” ujarnya.

Disinggung tentang empat kabupaten yang masih mempunyai masalah administrasi dalam pencalonan Pilkada seperti Kabupaten Kepulauan Yapen, Dogiyai, Sarmi dan Kota Jayapura, Hikoyabi mengatakan dari pihak KPU masing-masing daerahnya sudah memberikan desain foto atau gambar dari pasangan calon kandidat, namun karena masih ada permasalahan sehingga membutuhkan waktu kurang lebih empat hari ke depan. “Kalau final maka akan dicetak dalam waktu dua minggu kedepan,” katanya.

Sedangkan untuk tinta, hologram dan segel yang masuk dalam sistem E-katalog adalah pembelajaran online yang sarananya sudah disediakan oleh KPU dan ketentuannya masing-masing. “Pihak penyelenggara dari daerah masing-masing akan mengambil ke KPU RI pada tanggal 11 hingga 12 Januari mendatang,” ujarnya.

Terakit dengan sejumlah persoalan Pilkada serentak tersebut, persoalan pengawasan juga perlu dilihat dan dicermati. Data yang dihimpun dari Sekretariat Badan Pengawas Pemilu Provinsi Papua hingga 31 Desember 2016, tercatat sebanyak tujuh Pemda yang belum mencairkan dana tahap kedua untuk Panwaslu.

Ketujuh Pemda itu meliputi Pemkab Kabupaten Jayapura, Pemkab Lanny Jaya, Pemkab Dogiyai, Pemkab Puncak Jaya, Pemkab Nduga, Pemkab Sarmi, dan Pemkab Intan Jaya. Besaran anggaran yang belum dicairkan tujuh Pemda ini mencapai Rp44,4 miliar. Sementara jumlah anggaran yang sudah dicairkan mencapai Rp70.817.286.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Papua Fegie Wattimena menyatakan, pencairan dana harus segera terealisasi pada akhir Januari mendatang sehingga tak menganggu kegiatan pengawasan di 11 kabupaten tersebut.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan sejumlah Pemda yang belum mencairkan dana tahap kedua bagi Panwaslu. Sebab, masih ada sejumlah tahapan penting yang harus dilalui sebelum pemungutan suara pada 15 Februari mendatang,” kata Fegie. (*)

Sebelumnya

Yus Wenda sudah jalani vonis di Timika, tapi kenapa masih ditahan?

Selanjutnya

Legislator ingatkan negara kasus HAM Papua belum tuntas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua