close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ibukota
  3. Panglima TNI tegaskan pencopotan Dandim Lebak
  • Rabu, 11 Januari 2017 — 14:59
  • 1839x views

Panglima TNI tegaskan pencopotan Dandim Lebak

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan pencopotan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0603 Lebak, Letkol Czi Ubaidillah dari jabatannya karena memberi pelatihan Bela Negara yang melibatkan petinggi Front Pembela Islam (FPI) menyalahi prosedur yang ditetapkan.
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. –tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jakarta, Jubi – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan pencopotan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0603 Lebak, Letkol Czi Ubaidillah dari jabatannya karena memberi pelatihan Bela Negara yang melibatkan petinggi Front Pembela Islam (FPI) menyalahi prosedur yang ditetapkan.

"Pencopotan Dandim Lebak murni karena kesalahan prosedur, yakni, Dandim harus melaporkan kepada pimpinan," kata Panglima TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakart Timur, Rabu (11/1).

Prosedur yang harus dilakukan adalah dari Koramil izin kepada atasannya Dandim, kemudian ke Danrem. Namun, hal itu tidak dilakukannya. Ia menyebutkan, pelatihan Bela Negara adalah hak semua warga negara. Menurut Gatot, tidak ada yang salah dengan keterlibatan ormas-ormas tertentu dalam pelatihan yang dicanangkan oleh Kementerian Pertahanan tersebut.

"Memang bela negara hak semua warga negara, tapi prosedur harus benar. Tidak nanti Koramil ajukan sendiri tanpa laporan. Karena ada kurikulumnya dan apa saja yang harus dicapai. Tidak sembarangan seperti itu," ucap Gatot.

Sebelumnya, latihan bela negara di bawah pimpinan Ubaidillah diikuti para santri yang berasal dari daerah Lebak. Salah satu pemimpin pondok pesantren yang mengikuti latihan itu adalah imam besar FPI di wilayah Lebak, termasuk beberapa orang anggota organisasi tersebut.

Kabar mengenai latihan militer yang dilakukan TNI bersama FPI juga ramai diperbincangkan di media sosial.

Kepala Dinas Penerangan Kodam III Siliwangi Kolonel ARH M Desi Ariyanto mengatakan, latihan bela negara bukan baru kali ini dilakukan. Sebelumnya, pihaknya juga menggelar latihan tersebut, namun dilakukan sesuai prosedur dengan diketahui para pimpinan.

"Latihan bela negara macam-macam bentuknya, yang kemarin memberikan ceramah tentang hukum, wawasan kebangsaan, diselingi outbond, bukan latihan ala militer," kata Desi. (*)
 

loading...

Sebelumnya

PPP usulkan pembahasan revisi UU Pemilu untuk cegah capres tunggal

Selanjutnya

OJK hentikan enam usaha investasi ilegal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4877x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4176x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3494x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2956x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe