Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Anggaran BKKBN untuk Papua naik menjadi Rp78 miliar
  • Rabu, 11 Januari 2017 — 17:56
  • 1075x views

Anggaran BKKBN untuk Papua naik menjadi Rp78 miliar

“Tahun lalu ada sisa dana sekitar Rp4 miliar yang kami kembalikan ke kas negara karena medan dan geografis Papua yang cukup sulit untuk dijangkau,” katanya.
Kepala BKKBN Provinsi Papua Charles Brabar memberikan sambutan pada acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) RKA-KL dan SK Pengelola Anggaran Satuan Kerja Perwakilan BKKBN 2017 di Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) Badan Kependudukan dan Kaluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua naik 33 persen pada 2017.

Berbiara pada acara Penyerahan DIPA RKA-KL pada Senin (9/1/2017), Kepala BKKBN Papua Charles Brabar mengatakan, tahun lalu DIPA Rp44 miliar, sedangkan 2017 naik 33 persen menjadi Rp78 miliar.

Ia mengatakan, BKKBN menggunakan dana APBN. Ada beberapa program yang belum selesai pada 2016, salah satu pencanangan Kampung KBB di beberapa daerah pegunungan.

“Tahun lalu ada sisa dana sekitar Rp4 miliar yang kami kembalikan ke kas negara karena medan dan geografis Papua yang cukup sulit untuk dijangkau,” katanya.

Pada 2017 BKKBN juga fokuks pada program promotif dan preventif untuk menekan angka kematian ibu dan anak.

“Angka kematian ibu dan anak di Papua begitu tinggi, untuk itu program KB ini harus dijalankan masksimal,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kepala Seksi Jalur Wilayah Khusus BKKBN Wilayah Papua Agus Fauzi mengatakan, pada 2017 terus berupaya meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Papua khususnya wilayah pedalaman dan pegunungan Papua yang selama ini belum tersentuh kegiatan Kampung KB. (*)

loading...

Sebelumnya

Sudah hari ketiga, tak ada guru di sejumlah sekolah di Paniai

Selanjutnya

Klinik Senyum Papua terobosan Orang Asli Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6062x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5690x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3739x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe