PapuaMart
close
Banner iklan disini
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Pasifik
  3. Keluarga korban kecelakaan di Oro minta ganti rugi
  • Kamis, 12 Januari 2017 — 11:55
  • 257x views

Keluarga korban kecelakaan di Oro minta ganti rugi

Keluarga korban kecelakaan tabrakan bus dan truk pengangkut kelapa sawit di provinsi Oro meminta ganti rugi kepada pemerintah sebesar 15,7 juta dolar AS atau sekitar Rp204,1 Miliar.
Bus angkutan umum di Papua Nugini. –RNZI
RNZI
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Port Moresby, Jubi – Keluarga korban kecelakaan tabrakan bus dan truk pengangkut kelapa sawit di provinsi Oro meminta ganti rugi kepada pemerintah sebesar 15,7 juta dolar AS atau sekitar Rp204,1 Miliar. Tragedi kecelakaan itu menelan korban 13 orang tewas termasuk dua orang anak dan 16 penumpang lainnya mengalami luka-luka serius.

Tuntutan ganti rugi itu disampaikan melalui petisi yang ditandatangani oleh sekitar 5.000 orang yang berkumpul di kota Popondetta. Menurut Komandan Polisi Provinsi Oro, Lincoln Gerari, petisi tersebut dialamatkan kepada pemerintahan provinsi, anggota parlemen, Delilah Gore dan manajemen perusahaan minyak kelapa sawit yang truknya mengalami tabrakan dengan bus yang ditumpangi para korban.

Gerari mengatakan bahwa para penandatangan petisi itu terdiri dari warga yang mayoritas berasal dari desa Timbeki dan Berevaturu. Mereka sangat gaduh ketika mulai mempresentasikan petisinya.

Namun, saat itu hujan turun cukup deras sehingga membuat kerumunan orang-orang itu bubar sebelum selesai mempresentasikan hasil petisinya. Demikian pula, petisinya belum disampaikan kepada pemerintahan setempat.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di sebelah timur Embogo sekitar pukul 3 sore. Sebuah bus yang mengangkut penumpang bertabrakan dengan sebuah truk pengangkut minyak kelapa sawit milik Higaturu Oil Palm Ltd.

Komandan polisi provinsi, Lincoln Gerari mengatakan kepada Post Courier bahwa saat kejadian itu, bus tengah ditumpangi oleh 23 orang. Direktur Rumah Sakit Popondetta, Dr. Gander Gawin mengatakan, 10 orang penumpang yang selamat hingga kini masih dirawat di rumah sakit.

Sesaat sebelum kejadian, bus PMV itu baru melewati perempatan jalan Ambogo, dekat Pekuma. Sementara dari arah berlawanan, ada truk pengangkut buah kelapa sawit milik Higaturu Oil Palm yang keluar dari jalur. Bus PMV yang tengah melaju dengan kecepatan tinggi tak mampu mengendalikan kecepatan bus ketika berhadapan dengan truk kelapa sawit hingga akhirnya terjadilah tabrakan maut itu. (*)

Sebelumnya

Partai Sosialis Prancis belum pastikan ikut pemilu pendahuluan di Polinesia

Selanjutnya

Otoritas Solomon selidiki tiga kapal terdampar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Tinggalkan Komentar :
Terkini
Stop Press

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua