close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Otoritas Solomon selidiki tiga kapal terdampar
  • Kamis, 12 Januari 2017 — 11:59
  • 651x views

Otoritas Solomon selidiki tiga kapal terdampar

Otoritas maritim Kepulauan Solomon tengah menginvestigasi peristiwa terdamparnya tiga kapal penangkap ikan selama musim liburan kemarin.
Awak kapal MV Nautabu sedang menurunkan barang-barangnya di Honiara, Kepulauan Solomon. –RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Malaita, Jubi – Otoritas maritim Kepulauan Solomon tengah menginvestigasi peristiwa terdamparnya tiga kapal penangkap ikan selama musim liburan kemarin. Satu kapal bernama MV Nautabu terdampar di sebuah karang di provinsi Choiseul dan dua kapal lainnya, yaitu MV Victory dan MV Tafusibata terdampar di provinsi Malaita.

Kepala Keamanan Maritim, Derek Saru mengatakan kepada surat kabar the Solomon Star, tidak ada korban nyawa dalam kejadian tersebut. Langkah yang dilakukan oleh awak ketiga kapal itu sudah dianggap benar dengan melaporkan keadaan mereka sesegera mungkin kepada otoritas.

Sebab, Saru mengatakan, banyak kapal yang tidak segera melapor kepada otoritas ketika mereka terdampar dan kandas di tempat yang tidak semestinya. Hal itu, kata dia, merupakan pelanggaran terhadap prosedur keamanan yang telah ditetapkan Kepulauan Solomon.

Atas laporan tersebut, pihaknya telah melakukan inspeksi ke kapal MV Nautabu di provinsi Choiseul. Di sana, mereka tidak menemukan adanya kerusakan yang cukup berarti pada kapal. Hanya saja, mereka menabrak karang yang cukup besar sehingga kapalnya kandas.

Setelah mendapat bantuan, kapal bisa selamat dan kembali berlayar menuju Honiara setelah menurunkan sejumlah barang-barang kargo dan sebanyak 220 orang penumpang. Belum jelas nasib para penumpang ini selanjutnya. Otoritas setempat belum memutuskan apakah para penumpang akan dikirim ke daerahnya masing-masing atau tidak.  

Saru mengatakan, inspeksi serupa akan diterapkan juga kepada dua kapal lainnya yang terdampar di provinsi Malaita. Kepada seluruh kapten kapal, Saru mengimbau agar segera melaporkan keadaan kapal tatkala menemukan kesulitan di lautan demi keamanan penumpang. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Keluarga korban kecelakaan di Oro minta ganti rugi

Selanjutnya

Pria Tiongkok diusir karena lompati pagar pembatas di bandara

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4915x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4251x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2483x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2433x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe