Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. Xi Jinping akan promosikan globalisasi "inklusif" di Davos
  • Kamis, 12 Januari 2017 — 16:46
  • 1072x views

Xi Jinping akan promosikan globalisasi "inklusif" di Davos

Presiden Tiongkok Xi Jinping akan mempromosikan "globalisasi inklusif" di dalam pidatonya nanti saat Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss bulan ini, demikian menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Rabu (11/1/2017).
Presiden Tiongkok akan hadiri pertemuan Forum Ekonomi Dunia untuk pertama kalinya 17-20 Januari 2017 - breitbart.com
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Zely Ariane

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Beijing, Jubi - Presiden Tiongkok Xi Jinping akan mempromosikan "globalisasi inklusif" di dalam pidatonya nanti saat Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss bulan ini, demikian menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Rabu (11/1/2017).

"Globalisasi ekonomi tengah berhadapan dengan resistensi," kata wakil menteri luar negeri, Li Baodong dalam pengarahan terkait kunjungan Xi ke Davos.

Tiongkok akan menjawab keprihatinan komunitas internasional terkait globalisasi, melalui sikap pemerintah yang mengarahkan "globalisasi ekonomi agar lebih inklusif", tambahnya.

Forum ekonomi dunia tahun ini akan digelar dari 17 sampai 20 Januari. Topik yang akan banyak dibahas tampaknya terkait penolakan masyarakat terhadap globalisasi, dan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat.

Janji Trump menyangkut pajak terhadap produk Tiongkok dan Meksiko dianggap membantunya memenangkan pemilihan presiden AS lalu.

Li mengatakan, Trump beserta pihak lain yang mengkritisi perekonomian proteksionis sudah bersikap tak adil. "Perdagangan tertutup justru akan mengasingkan suatu negara, dan hal itu bukan keinginan kita semua" katanya.

Beberapa hari setelah Trump menang, Xi memimpin forum pimpinan negara Asia-Pasifik di Peru November lalu. Ia menegaskan komitmennya untuk memerangi proteksionisme dan mendorong perjanjian perdagangan antarbangsa.

Kehadiran Xi di Davos pada 17 Januari adalah salah satu agenda dalam kunjungannya ke Swiss dari 15 sampai 18 Januari. Nantinya Xi akan menjadi Presiden Tiongkok pertama yang menghadiri forum tersebut.

Pebisnis asing di Tiongkok sering mengeluh sulitnya mengakses pasar karena kebijakan ekonomi pemerintah yang cenderung proteksionis.

Kebijakan itu termasuk program "Made in China" pada 2025 yang mendorong peningkatan kinerja sektor teknologi informasi dan robotik.

Meski demikian, sejumlah kepala negara seperti Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dikabarkan tidak menghadiri forum tahun ini.

Presiden Komisi Uni Eropa, Jean-Claude Juncker juga absen dari daftar hadir utama yang diterbitkan Selasa.

Namun, acara itu tetap dihadiri banyak presiden dan perdana menteri, 3.000 peserta, diantaranya 1.800 petinggi dari 1.000 perusahaan.

Amerika Serikat akan diwakili oleh Wakil Presiden Joe Bidden dan Menteri Luar Negeri John Kerry, serta satu orang dari tim transisi Trump.(*)

 

Sebelumnya

Cegah ‘Perang Pangan’ Venezuela, Putin kirimkan gandum tak terbatas

Selanjutnya

Vietnam bongkar jaringan judi online senilai 13 juta dolar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe