Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ibukota
  3. Pelaku perdagangan manusia tertangkap di Malaysia
  • Kamis, 12 Januari 2017 — 17:45
  • 1717x views

Pelaku perdagangan manusia tertangkap di Malaysia

Seorang tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) bernama Andi Afandi ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) di negara itu.
Ilustrasi. Tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) bernama Andi Afandi ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM). –tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jakarta, Jubi – Seorang tersangka kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) bernama Andi Afandi ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) di negara itu. "Penangkapan Andi merupakan hasil kerja sama Satgas TPPO Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri dengan PDRM," kata Kepala Subdit IV Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Pol Ferdi Sambo di Jakarta, Kamis (12/1).

Dalam penangkapan Andi, PDRM turut mengamankan empat orang WNI yang diduga menjadi korban perdagangan orang di Sibu, Sarawak, Malaysia. "PDRM telah menyelamatkan empat korban dan seorang tersangka yakni Andi yang jadi germo," kata Kombes Ferdi.

Keempat korban tersebut yakni Rah (24 tahun dari Jawa Barat), LC (21 tahun asal Medan), Kus (22 tahun asal Jabar) dan DWS (33 tahun asal Surabaya). "Selanjutnya kami akan koordinasi dengan PDRM, KJRI di Malaysia dan Kasubdit PPA Polda Kalbar untuk permohonan pemulangan keempat korban dan satu tersangka ke Indonesia," jelasnya.

Sebelumnya, Satgas TPPO Dittipidum Bareskrim Polri menangkap pelaku perekrut perdagangan orang bernama Reni, dengan korbannya NIM (16 tahun) dan Nu (15 tahun).

Menurut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Agus Andrianto, tersangka Reni Sulastri (41 tahun) beroperasi di Indramayu, Jawa Barat. Kasus itu berawal dari kedua korban yakni NIM dan Nu direkrut oleh Reni di Indramayu pada Oktober 2016 dengan diiming-imingi akan dipekerjakan sebagai pelayan restoran di Malaysia dengan gaji besar. "Padahal kenyataannya mereka itu hendak dijadikan pekerja seks," kata Brigjen Agus.

Lantas NIM berhasil kabur dan menghubungi orang tuanya. "Kemudian orang tua NIM melaporkan kasus ini ke KJRI Kuching. Korban dijemput KJRI dan dipulangkan ke Indonesia," ujarnya. Selanjutnya penyidik Bareskrim menyelidiki keberadaan Reni di Indramayu dan berhasil meringkus perempuan yang beralamat di Desa Bangkaloa Blok Cilengkung Ilir, Kecamatan Widasari, Indramayu tersebut. (*)
 

Sebelumnya

PKB usulkan kurikulum bela negara kurangi materi militer

Selanjutnya

Presiden minta perkuat penyaluran KUR

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe