Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. BI tak punya kewenangan untuk proteksi dagangan tertentu
  • Minggu, 15 Januari 2017 — 12:48
  • 610x views

BI tak punya kewenangan untuk proteksi dagangan tertentu

"Yang bisa kita lakukan adalah membina para pengusaha asli Papua bisa bersaing. Kita tidak bisa melarang orang untuk berjualan," ujar kepala Kantor Perwakilan BI Papua Joko Supratikto di Jayapura, Minggu (15/1/2016).
Ilustrasi batik Papua - IST
ANTARA
Editor : Kyoshi Rasiey
LipSus
Features |
Senin, 23 April 2018 | 13:37 WP
Features |
Selasa, 17 April 2018 | 13:24 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua kini tengah berupaya mendorong para pengusaha asli Papua untuk meningkatkan kualitas produk dagangannya agar siap menghadapi persaingan yang semakin terbuka.

"Yang bisa kita lakukan adalah membina para pengusaha asli Papua bisa bersaing. Kita tidak bisa melarang orang untuk berjualan," ujar kepala Kantor Perwakilan BI Papua Joko Supratikto di Jayapura, Minggu (15/1/2016).

Ia mengakui bila ada keinginan sebagian pihak agar untuk produk-produk tertentu hanya bisa diperdagangkan oleh para pengusaha asli Papua, namun BI bukan lembaga yang bisa mengabulkan keinginan tersebut.

"BI tidak memiliki kewenangan untuk memproteksi bahwa barang ini hanya boleh dijual oleh orang asli Papua," kata dia.

Joko memandang yang terpenting adalah bagaimana menyiapkan para pengusaha asli Papua untuk menghadapi persaingan dengan memberikan pengetahuan agar mereka mampu mengelola usahanya dengan baik.

"Kita akan ajari bagaimana membuat pembukuan yang baik, dan bagaimana mengakses perbankan," ujarnya lagi.

Menurutnya hal tersebut sudah dilakukan BI kepada beberapa pengusaha asli Papua yang bergerak di sektor riil. Mereka diberikan penguatan manajemen, lalu juga dibantu peralatan untuk mendukung usahanya.

"Seperti yang kita lakukan kepada pengrajin batik mama Ibo, kita akan kembangkan dia untuk membuat desain yang sebagus yang di Jawa dengan tidak melupakan budaya Papua," ujar Joko. (*)

loading...

Sebelumnya

Telkomsel beri kompensasi 100 menit telpon gratis dan pulsa Rp.45 ribu

Selanjutnya

BI: Kegiatan ekspor kayu olahan bantu ekonomi Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Lembar Olahraga |— Minggu, 22 April 2018 WP | 9898x views
Berita Papua |— Jumat, 20 April 2018 WP | 3411x views
Pasifik |— Senin, 23 April 2018 WP | 2143x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe