TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Banyak makanan kadaluarsa beredar di Pegunungan Tengah
  • Minggu, 15 Januari 2017 — 16:50
  • 664x views

Banyak makanan kadaluarsa beredar di Pegunungan Tengah

"Misalnya di Lanny Jaya dan Jayawijaya, kami temukan ayam beku ada yang sudah berbulan-bulan tapi masih dijual. Ada yang sudah dua hinga tiga bulan," kata Nioulen, pekan lalu.
Ilustrasi pemusnahan makanan kadaluarsa oleh Balai POM Jayapura Beberapa Waktu Lalu - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
[email protected]
Editor : Kyoshi Rasiey

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua perwakilan dari wilayah pegunungan tengah (Peguteng), Nioulen Kotouki mengingatkan pemerintah daerah, terutama dinas perindustrian dan perdagangan agar memperketat pengawasan terhadap makanan yang masuk ke wilayah pegunungan tengah Papua.

Menurutnya, ketika melakukan reses beberapa waktu lalu kesejumlah kabupaten di wilayah pegunungan tengah diantaranya Pegunungan Bintang, Tolikara, Jayawijaya, Yahukimo, Lanny Jaya, Puncak Jaya dan Nduga, ditemukan ada bahan makanan yang sudah kadaluarsa serta daging ayam yang sudah berbulan-bulan.

"Misalnya di Lanny Jaya dan Jayawijaya, kami temukan ayam beku ada yang sudah berbulan-bulan tapi masih dijual. Ada yang sudah dua hinga tiga bulan," kata Nioulen, pekan lalu.

Tak hanya daging ayam beku, kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, dalam reses tersebut pihakanya juga menemukan sejumlah bahan makanan lainnya semisal mie instan, ikan kaleng dan makanan ringan yang batas waktu masa kadaluarsanya telah lewat.

"Tapi masih juga dijual. Ini kalau dibeli masyarakat kemudian dikonsumsi, tentu akan berdampak buruk terhadap mereka. Dinas terkait perlu menindak tegas pedagangan yang masih menjual bahan makanan kadaluarsa untuk mendapat keuntungan tanpa memikirkan konsumen," ucapnya.

Katanya, peran aktif dinas terkait dan lembaga berwenangan mengawasi peredaranan makanan kadaluarsa sangat diperlukan. Terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

"Harus pro aktif mengecek ke pasar, minimarket, bahkan kios-kios yang ada. Harus ada razia rutin. Jika perlu sebulan sekali," katanya.

Legislator Papua lainnya, Emus Gwijangge mengatakan, pedagang yang kedapat menjual bahan makanan kadaluarsa bisa dikenekan undang-undang perlindungan konsumen jika terbukti ada unsur kesengajaan.

"Ya kalau ada kesengajaan bisa dikenakan undan-undang perlindungan konsumen mengenai pelaku usaha yang tidak jujur. Itu sudah diatur dalam undang-undang," kata Emus.

Katanya, tak menutup kemungkinan para pedagangan sengaja menjual bahan makanan kadaluarsa dengan tujuan mendapat keuntungan tanpa peduli hak-hak konsumen. (*)

loading...

Sebelumnya

Legislator sebut perlu Perdasus pelarangan peredaran narkoba di Papua

Selanjutnya

MA tolak permohonan kasasi KPU Kota, Pilkada Kota Jayapura diisi calon tunggal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat