Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Otonomi
  3. Wilayah Mamta dinilai strategis kembangkan Kakao
  • Senin, 16 Januari 2017 — 17:12
  • 684x views

Wilayah Mamta dinilai strategis kembangkan Kakao

"Kakao di daerah Mamta harganya cukup besar nilainya pada kisaran Rp27-29 ribu per kg. Untuk itu, kami terus mendorong beberapa wilayah untuk tetap menanam kakao," ujarnya.
Petani Kakao di Kampung Hamonggrang ketika melakukan pemisahan biji kakao yang terserang hama dan yang baik – Jubi/Engel Wally
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menilai wilayah Mamta sangat strategis untuk kembangkan komoditas coklat (kakao). Sementara untuk wilayah pegunungan sangat baik untuk kopi.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Elia Loupatty mengatakan Papua memiliki potensi yang perlu dikembangkan. Untuk itu, pihaknya terus mendorong para petani lokal untuk mengembangkan sekaligus meningkatkan produksi kakao dan kopi.

"Hal ini perlu terus di dorong, apalagi harga kakao dan biji kopi di pasaran terus membaik, begitu juga soal tingginya permintaan pasar," kata Elia kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini.

Selain berkurangnya hama, ujar Elia, dari sisi infrastruktur jalan juga sudah tersedia, sehingga untuk mengangkut komoditas kakao dari Distrik Yapsi menuju Kabupaten Jayapura, Sentani tidaklah terlalu sulit.

"Kakao di daerah Mamta harganya cukup besar nilainya pada kisaran Rp27-29 ribu per kg. Untuk itu, kami terus mendorong beberapa wilayah untuk tetap menanam kakao," ujarnya.

Sementara mengenai komoditas kopi, jelas Elia, saat ini Kabupaten Dogiyai sudah mulai membangkitkan lagi dengan mengintensifikasikan varietas kopi yang sudah ada, karena sudah cukup.

"Komoditas kopi untuk wilayah Meepago dan Laapago saya rasa punya cita rasa tersendiri, seperti kopi robusta dan kopi arabika," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua, John Nahumury mengatakan guna meningkatkan produksi biji coklat di Papua, Pemprov telah mengembangkan sentra perkebunan kakao pada beberapa kabupaten diantara, Sarmi, Keerom, Nabire dan Yapen.

"Diharapkan dengan adanya pengembangan sentra perkebunan kakao dapat meningkatkan hasil produksi di Papua," kata John.

Selain dorong perluasan areal perkebunan, pemprov juga telah mendorong pengembangan pemeliharaan kebun kakao. (*)

Sebelumnya

Pemprov Papua monitor produk komoditas unggulan

Selanjutnya

Pemprov Papua harap PP No 1 tahun 2017 pro rakyat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe