Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Meepago
  3. Bupati Intan Jaya non aktif: Keterlambatan beras ASN harus ada solusi
  • Senin, 16 Januari 2017 — 17:55
  • 1620x views

Bupati Intan Jaya non aktif: Keterlambatan beras ASN harus ada solusi

"Tapi memang selama ini, PD. Irian Bhakti yang bertanggungjawab terhadap penyaluran beras ASN belum pernah menyampaikan kepada kami kendala yang dihadapi sehingga penyaluran berasa ASN terhambat," kata Natalis Tabuni di Kota Jayapura, Senin (16/1/2017).
Ilustrasi beras lokal Papua - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Bupati non aktif Intan Jaya, Natalis Tabuni meminta pihak terkait, terutama perusahaan penyalur yang bertanggungjawab menyalurkan beras jatah Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah itu segara mencari solusi keterlambatan distribusi beras ASN di kabupaten itu.

"Ketika saya masih aktif. Belum cuti semua berjalan baik. Tapi memang selama ini, PD. Irian Bhakti yang bertanggungjawab terhadap penyaluran beras ASN belum pernah menyampaikan kepada kami kendala yang dihadapi sehingga penyaluran berasa ASN terhambat," kata Natalis Tabuni di Kota Jayapura, Senin (16/1/2017).

Menurutnya, ia sendiri hingga kini tak tahu apa kendala yang menyebabkan terhambatnya penyaluran beras jatah ASN Intan Jaya.

"Pada 2016 memang beberapa kali beras jatah ASN terlambat masuk ke Intan Jaya. Kalau beras ASN itu kan biayanya di Bulog. Kalau terlambat apa penyebabnya. Apa kendalanya kan harusnya dilaporkan ke pemerintah daerah," ucapnya.

Ia berharap, jika keterlambatan penyaluran jatah beras ASN ada pada perusahaan penyalur, maka pihak ketiga yang dipercayakan melakukan distribusi bisa memperbaiki kinerjanya.

"Harus memperbaiki kinerjanya. Kalau ada biaya angkut itukan sudah ada dalam potongan gaji ASN," kata Natalis yang masa jabatannya sebagai Bupati Intan Jaya akan berakhir 22 November 2017 mendatang.

Belum lama ini, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Intan Jaya, Fulgensius Wiran menyatakan, sejak Januari 2016 lalu, ASN di wilayah itu belum menerima beras jatah.

Sementara pihak Bulog Papua dan Papua Barat mengklaim, untuk proses penyaluran semua diserahkan kepada pihak ketiga yang diberi tanggungjawab oleh pemerintah.

"Penyaluran Tahun 2016 itu PD. Irian Bhakti. Bulog hanya bisa menyurat ke pihak penyalur agar beras tak di dalam gudang terus. Tapi kami belum tahu alasan keterlambatan penyaluran dari PD. Irian Bhakti," kata Kepala Bulog Divre Papua dan Papua Barat, Muhammad Attar Rizal kepada wartawan, Senin (16/1/2017). (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Sweeping aparat gabungan mulai meresahkan, masyarakat Dogiyai akan datangi DPRD

Selanjutnya

Dana Desa kurang transparan, warga Kampung Deta aksi di kantor BPMK Paniai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe