Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Vanuatu minta perusahaan hentikan mengekspor kava tercemar
  • Senin, 16 Januari 2017 — 20:03
  • 748x views

Vanuatu minta perusahaan hentikan mengekspor kava tercemar

Pemerintah Vanuatu meminta perusahaan lokal untuk berhenti mengekspor kava yang sudah tercemar. Menteri Pertanian Matai Seremaiah telah mencabut izin ekspor yang dimiliki oleh sebuah perusahaan bernama Sarami Plantation karena kedapatan mengekspor kava tercemar ke Amerika Serikat.
Tanoa atau mangkuk kava. –RNZI
RNZI
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Port Vila, Jubi – Pemerintah Vanuatu meminta perusahaan lokal untuk berhenti mengekspor kava yang sudah tercemar. Menteri Pertanian Matai Seremaiah telah mencabut izin ekspor yang dimiliki oleh sebuah perusahaan bernama Sarami Plantation karena kedapatan mengekspor kava tercemar ke Amerika Serikat.

Seorang ilmuwan dari Jerman, Mathias Schmidt, yang membantu pemerintah Vanuatu mencabut larangan ekspor bagi perusahaan Vanuatu ke Eropa, telah mengeluhkan kasus ini. Perusahaan tersebut ketahuan mengekspor kava yang sudah tercemar dicampur dengan daun kava ke Amerika Serikat melalui Selandia Baru.

Dr. Schmidt mengatakan bahwa perusahaan dan pemerintah Vanuatu jangan menutup mata terhadap kasus seperti ini. Duta Besar Vanuatu untuk Uni Eropa, Roy Mickey mengatakan bahwa langkah tegas juga harus dikenakan kepada perusahaan Sarami Plantation.

Pemilik perusahaan ini, Peter Colmar, tinggal di Tiongkok dan datang ke Vanuatu secara rutin untuk memeriksa kinerja perusahaannya. Hingga berita ini diturunkan, perusahaan tersebut belum bersedia memberikan komentar atas keinginan pemerintah dan duta besar Uni Eropa tersebut. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Anggota polisi siksa isterinya hingga tewas

Selanjutnya

Oposisi kritik O’Neill tentang dana operasi keamanan di Hela

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe