Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. Pertamina kirimkan 450 drum BBM untuk perkuat stok
  • Senin, 16 Januari 2017 — 20:25
  • 1979x views

Pertamina kirimkan 450 drum BBM untuk perkuat stok

Pertamina telah mengirimkan 450 drum bahan bakar minyak (BBM) untuk memperkuat stok di pulau Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.
Ilustrasi. Pertamina mengirimkan 450 drum BBM untuk memperkuat stok di pulau Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. –tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Kupang, Jubi – Pertamina telah mengirimkan 450 drum bahan bakar minyak (BBM) untuk memperkuat stok di pulau Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Wakil Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke mengatakan, ia baru terima laporan bahwa saat ini ada pengiriman 450 drum BBM dan sedang dalam proses pembongkaran di pelabuhan.

“Jadi stok tetap aman, tidak ada masalah," kata Nikodemus Rihi Heke kepada Antara melalui telepon genggam dari Sabu, Senin (16/1).

Menurut dia, penambahan stok BBM ke Pulau Sabu akan menambah stok yang ada saat ini, sehingga masyarakat tidak perlu merasa ragu lagi dengan isu kelangkaan bahan bakar minyak di wilayah itu.

Selama beberapa hari terakhir ini, media menyebarkan berita tentang kenaikan harga BBM di Pulau Sabu yang mencapai Rp50 ribu per botol, karena menipisnya stok BBM di pulau itu.

Pulau Sabu memang masuk wilayah yang sulit pada musim hujan, karena kapal tidak bisa mensuplai BBM ke Sabu. Akibatnya harga BBM di daerah itu pada musim barat melangit hingga Rp70 ribu per botol.  

Harga BBM di daerah itu mulai normal setelah Niti Susanto, salah seorang pengusaha BBM membangun Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) untuk menampung BBM dan mulai beroperasi 2016 lalu.

Nikodemus Rihi Heke menegaskan, tidak ada gejolak kenaikan harga bahan bakar minya (BBM) di wilayah itu. Harga BBM di pasaran saat ini Rp15 ribu per botol air mineral ukuran 1500 mil dan itu dinilai masih wajar.

Menurut dia, informasi mengenai kenaikan harga BBM di Sabu Raijua sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang merasa tidak puas dengan kebijakan pemerintah dalam pendistribusian bahan bakar minyak kepada masyarakat.

Dia menjelaskan, di Pulau Sabu hanya ada satu Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) milik pengusaha Niti Susanto. Pemerintah dan pengusaha ini kemudian sepakat untuk membuka dua distributor BBM dan beroperasi secara bergantian.

(*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Polres Kupang tahan tujuh tersangka perdagangan orang

Selanjutnya

Umat Muslim Jadi Panitia Misa Imam Baru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe