TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Peredaran minol di Jayapura terus diawasi
  • Selasa, 17 Januari 2017 — 10:54
  • 896x views

Peredaran minol di Jayapura terus diawasi

Ribuan botol minol dari berbagai jenis yang dimusnahkan Polres Jayapura, 31 Desember 2016 – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sentani, Jubi – Tim Pemantau, Penertiban dan Pengawasan Minuman Beralkohol Pemerintah Kabupaten Jayapura terus melakukan pengawasan terhadap peredaran minol (minuman beralkohol) di daerah ini.

Ketua tim pemantau minol Pemkab Jayapura, Denny Simbar mengatakan, peredaran minol mulai menurun setelah dilakukan penertiban. Sebelum penertiban terdapat 20-30 lokasi, tetapi kini tersisa 3-4 tempat usaha minol.

“Pemkab Jayapura sudah tidak mengeluarkan izin penjualan minol di daerah ini, maka tidak ada alasan lagi untuk berjualan atau usaha minol dibuka kembali,”  katanya kepada Jubi di Sentani, Senin (16/1/2017).

Pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi di setiap distrik dan kampung.

“Tadinya ada puluhan tempat penjulan, setelah operasi rutin dan perda yang dikeluarkan maka jumlah sebanyak ini mulai berkurang dengan sendirinya,” katanya.

Ia melanjutkan, selain operasi rutin, pihaknya tetap menerapkan aturan yang tegas kepada oknum yang masih didapati menjual minol. “Artinya ada yang kedapatan tangan oleh tim atau pihak kemanan, maka yang bersangkutan langsung ditahan dan akan berurusan dengan pihak kemanan,” kata Asisten II Setda Kabupaten Jayapura Bidang Ekonomi dan Pembangunan ini.

Desember 2016 pihaknya melakukan semiloka terkait peredaran minol. Alhasil semua pihak dalam tim terpadu itu, seperti: Polres Jayapura, Koramil Sentani dan Pemkab Jayapura melakukan evaluasi soal menurunnya peredaran minol.

Dalam evalusi itu disebutkan, hingga semester kedua tahun 2016 sebanyak 50 persen kasus yang disebabkan oleh minol menurun drastis. Dari 417 kasus kriminal tahun 2016, 50 persen disebabkan karena pengaruh minol--pencurian 156 kasus, pengeroyokan 59 kasus, penganiyaan 119 kasus, perlindungan anak 45 kasus dan pengrusakan 38 kasus. Pada semester kedua 2016, 50 persen kasus tersebut menurun drastis hingga 10 persen.

Ketua Forum Kota Sentani Denniks Felle mengatakan, komitmen Pemkab Jayapura soal menutup tempat-tempat penjualan minl penting dan harus dibantu masyarakat.

“Dari sisi kantibmas di setiap lingkungan, kita mendambakan adanya situasi yang aman dan nyaman untuk tetap beraktivitas beradasarkan kesibukan kita masing-masing. Banyak langkah positif yang telah dilakukan oleh pemerintah kita dengan mencanangkan daerah ini sebagai zona integritas kerukunan umat, kabupaten layak anak, tentu sebagai masyarakat harus turut mendukung agar pembanngunan kedepan dapat berjalan dengan baik,” kata Deniks. (*)

loading...

Sebelumnya

Jalan lingkungan di Kelurahan Dobonsolo akhirnya diaspal

Selanjutnya

Jumat, surat suara pilkada Kabupaten Jayapura dikirim via kapal laut

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat