Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Perbatasan RI-PNG, listrik telah menyala 24 jam di Sota
  • Selasa, 17 Januari 2017 — 11:24
  • 1265x views

Perbatasan RI-PNG, listrik telah menyala 24 jam di Sota

“Jadi, ada rasa kebangggaan tersendiri dari warga yang telah menikmati listrik siang malam seperti di wilayah kota dan sekitarnya,” katanya.
Masyarakat di daerah pedalaman yang belum mendapatkan sentuhan pelayanan dengan baik termasuk layanan penerangan - Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Merauke, Jubi - Kepala Distrik Sota, Mike Walinaulik mengungkapkan, terhitung sejak Agustus 2016 sampai sekarang, listrik di ibukota distrik yang berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini (PNG), sudah menyala 1x24 jam. Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, hanya menyala sekitar enam jam, setelah itu padam.

Hal itu disampaikan Mike kepada Jubi Senin (16/1/2017). “Memang perhatian pemerintah pusat dalam setahun terakhir di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo sangat tinggi, terutama di daerah perbatasan,” ujarnya.

Jika pada tahun tahun sebelumnya masyarakat mengeluh lantaran listrik tidak menyala 24 jam, kini masyarakat sudah menikmati.

“Jadi, ada rasa kebangggaan tersendiri dari warga yang telah menikmati listrik siang malam seperti di wilayah kota dan sekitarnya,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, Pembangkit Listrik Negara (PLN) juga telah mempersiapkan dua lokasi untuk penempatan mesin yakni di Kampung Yanggandur serta Rawa Biru.

“Kita berharap, tahun ini sudah ada mesin pembangkit di dua kampung, agar masyarakat dapat menikmati listrik. Selama ini mereka hanya menggunakan diesel milik warga setempat,” tuturnya.

Diakui kesulitan yang dihadapi adalah pemasangan awal termasuk instalasi ke rumah-rumah.

“Saya sudah berikan jalan kepada kepala kampung  agar didiskusikan bersama sehingga sedikit dana kampung, dialokasikan  guna  mengurangi biaya,” ujarnya.

Sarnanto, salah seorang warga Sota mengakui sejak listrik sudah menyala 24 jam, dirinya sangat terbantu.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah yang memberikan perhatian serius kepada masyarakat di daerah perbatasan RI-PNG,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tujuh WNA Tiongkok ditangkap petugas imigrasi Merauke

Selanjutnya

Kapolres Merauke mengaku bosan ditanya wartawan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4840x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4248x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4067x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3452x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2907x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe