Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. BLUD sumbang Rp 5,4 miliar untuk PAD Raja Ampat
  • Selasa, 17 Januari 2017 — 11:53
  • 1317x views

BLUD sumbang Rp 5,4 miliar untuk PAD Raja Ampat

Menurut Adrianus Kaiba, PAD Raja Ampat dari BLUD tahun 2016 lebih besar dibanding tahun 2015 yang hanya sebesar Rp 3,5 miliar. Sementara untuk dana kesejahteraan masyarakat bagi tiap kampung tidak mengalami perubahan tetap atau Rp 1,5 miliar.
Ilustrasi pesona wisata Kabupaten Raja Ampat – IST
Florence Niken
gendis2005.soebroto@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sorong, Jubi – Kepala Badan Layanan Unit Daerah (BLUD) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, Adrianus Kaiba mengatakan khusus dalam hal pengelolaan keuangan untuk jasa lingkungan tahun 2016 pihaknya telah menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 5,4 miliar untuk kabupaten tersebut.

Menurut Adrianus Kaiba, PAD Raja Ampat dari BLUD tahun 2016 lebih besar dibanding tahun 2015 yang hanya sebesar Rp 3,5 miliar. Sementara untuk dana kesejahteraan masyarakat bagi tiap kampung tidak mengalami perubahan tetap  atau Rp 1,5 miliar.

“Tahun 2016, BLUD telah sumbang PAD daerah sebesar Rp 5,4 miliar. Ini didapat dari tarif jasa lingkungan yang dikenakan bagi turis asing sebesar Rp 1 juta dan Rp 500 ribu bagi turis domestik,” kata Adrianus kepada Jubi di Sorong melalui selulernya, Senin (16/1/2017).

Masih kata dia, jumlah PAD yang diterima Pemerintah Kabupaten Raja Ampat itu sesuai dengan hasil yang diterima BLUD dari penjualan tarif jasa lingkungan selama bulan Januari hingga Deaember 2016.

Pihak BLUD sendiri mencatat arus turis asing yang masuk ke Raja Ampat sebesar 13 juta orang, sementara turis domestik hanya 3.000 orang.

Selain untuk PAD,  BLUD juga akan menyalurkan dana kesejahteraan masyarakat sebesar Rp 1,5 miliar bagi 117 kampung dengan kategori berada di dalam kawasan dan luar kawasan. Mengingat 117 kampung ini akan menerima dana berkisar Rp 2,5 juta hingga Rp 18 juta. Sisanya akan disalurkan untuk pengelolaan kawasan konservasi.

“Sisa dana sebesar Rp 7 miliar lebih digunakan untuk pengelolaan kawasan konservasi. Jadi, dana hasil jasa tarif masuk dipergunakan untuk PAD, Dana kesejahteraan masyarakat dan untuk pengelolaan kawasan konservasi,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Polwan Raja Ampat ikuti sosialisasi anti korupsi

Selanjutnya

TNI dan ASN hadiri sosialisasi kanker di Sorong

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5433x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2856x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2745x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe